Penutupan KKN Isi Denpasar Tahun 2017 Di Karangasem

Penutupan KKN Isi Denpasar Tahun 2017 Di Karangasem

Setelah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama satu bulan di Kab. Karangasem, kegiatan KKN Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar secara resmi ditutup. Penutupan dilaksanakan pada Kamis (31/08) lalu berlokasi di Gedung KCM Karangasem.  KKN ISI Denpasar tahun ini dilaksanakn di 4 (empat) kecamatan dan menyasar sejumlah 29 desa.

Penutupan KKN ISI Denpasar di Kab. Karangasem ditandai dengan penyerahan secara simbolis mahasiswa KKN oleh Bupati Karangasem yang diwakili oleh staff ahli bidang pemerintah Kab. Karangasem dan diterima langsung oleh rektor ISI Denpasar, Prof. Arya Sugiartha. Acara penutupan juga dihadiri oleh camat dan kepala desa tempat digelarnya KKN ISI Denpasar. KKN ISI Denpasar berlangsung selama sebulan penuh di empat kecamatan yakni di Kec. Manggis, Sidemen, Selat, dan Rendang. KKN melibatkan 427 mahasiswa ISI Denpasar dari seluruh fakultas dan program studi. Selama sebulan mengikuti KKN mahasiswa telah terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan untuk memberdayakan masyarakat khususnya di bidang pelestarian seni budaya yang sesuai dengan disiplin bidang ilmu di ISI Denpasar. Dengan bekal ilmu yang dimiliki, mahasiswa telah melakukan pelestarian seni, melakukan penataan ruang dan lingkungan, serta promosi pariwisata melalui dokumentasi foto dan video.

Keberadaan KKN ISI Denpasar di kab. Karangasem disambut antusias oleh masyarakat setempat karena manfaatnya sangat dirasakan oleh warga setempat. Bupati Kab. Karangasem melalui perwakilannya meminta ISI Denpasar untuk membuka cabang atau kampus baru di Karangasem. Permintaan tersebut direspon positif oleh Rektor ISI Denpasar.

Sementara ketua KKN ISI Denpasar, Ida Ayu Trisnawati mengatakan dampak KKN yang paling dirasakan oleh masyarakat di desa-desa adalah lahirnya mascot tari masing-masing desa sebagai kebanggaan warga setempat yang didesain oleh mahasiswa. Tarian mascot ini juga turut dipentaskan di acara penutupan KKN ini.

 

No Comments Yet.

Leave a comment