Infrastruktur ISI Denpasar
Gedung Pusat Administrasi/ Rektoriat,
Memiliki luas 1.500 m2 ISI Denpasar memiliki gedung Pusat Administrasi /Rektoriat, 2 lantai seluas 1.500 m2 dipergunakan untuk Ruang Pimpinan, Biro/Bagian/Subbagian dengan kondisi cukup baik dan masih memadai yang perlu dipertimbangan adalah pengembangan ruang kantor bagi 2 Fakultas dan Lembaga P2M sesuai dengan OTK ISI Denpasar. Disamping itu fasilitas dan peralatan kantor yang dapat menunjang peningkatan fungsi pelayanan masih perlu ditingkatkan.
Perpustakaan
Luas gedung perpustakaan 855 m2 lantai 3 selesai dibangun tahun 2002 secara bertahap.Koleksi 6.358 judul / 20.742 eks. belum memadai; ruang bacanya dan tempat penyimpanan buku-buku cukup memadai, buku-buku dibidang seni masih sangat terbatas adanya oleh karena itu usaha pengadaan buku-buku kesenian harus terus diadakan, setiap tahun rata-rata 400 eks/judul buku diadakan melalui DIP. Tenaga perpustakaan sebanyak 2 orang memeiliki pendidikan formal D II perpustakaan sampai saat ini belum bersedia menjadi tenaga fungsional perpustakaan denga alasan kesulitan mendapatkan kredit poin untuk kenaikan pangkat. Sementara itu minat dosen dan mahasiswa sudah semakin baik walaupun para dosen harus terus mendorong mahasiswa untuk membaca bahan kuliah yang tersedia di perpustakaan. Perpustakaan merupakan unsur penunjang akademik yang menyediakan layanan bahan pustaka, audio visual, untuk keperluan pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu, teknologi, dan/atau kesenian, dan pengabdian kepada masyarakat bagi seluruh sivitas akademika.
Gedung Dokumentasi Seni

Barong
Pusat Dokumentasi Seni merupakan unsur penunjang kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai tugas menangani koleksi perangkat keras cabang-cabang seni untuk memperluas dan memperdalam pengetahuan sivitas akademika dan masyarakat.Pusat Dukumentasi Seni memiliki gedung Lata Mahosandhi dua lantai dengan arsitektur gaya Bali seluas 4.000 m2 memamerkan benda-benda seni pertunjukan : memajang berjenis-jenis busana seperti busana tari Gambuh, tari Topeng, tari Wayang Wong, busana Sendratari, dan berbagai jenis Barong; beberapa set wayang kulit Ramayana, Mahabrata, Jawa, Sasak, Cupak, dan Arja; serta perangkat alat-alat musik kesenian antara lain seperti Gamelan Gong Gede, Gamelan Gong Kebyar, Gamelan Semarandana, Gamelan Luang.
Pusat Dokumentasi Seni belum dimanfaatkan secara maksimal oleh : mahasiswa dan dosen sebagai laboratorium untuk meningkatkan ciptaan dan studi seni, tempat memberikan ceramah, peragaan-peragaan kegiatan seni, tamu-tamu domestik maupun asing yang ingin mengetahui koleksi yang dimiliki sebagai bahan apresiasi dan sumber belajar.
Ruang Kuliah dan Gedung Penunjang

Arena Terbuka Nretya Mandala
Penggabungan jurusan seni rupa STSI Denpasar dan jurusan seni rupa dan desain PSSRD Unud menyebabkan jumlah mahasiswa pada jurusan tersebut bertambah. Jumlah mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar 770 orang dan mahasiswa fakultas Seni Pertunjukan sebanyak 383 orang sehingga jumlah mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain berjumlah 770 orang, dengan fasilitas ruang kuliah yang luasnya tetap 1.020 m2 berarti memerlukan pengaturan shift ruang kuliah maupun ruang praktikum termasuk penggunaan peralatan pendidikan. Pada Fakultas Seni Rupa dan Desain jumlah ratio ruang kuliah/mahasiswa kurang dari ratio minimal 1 m2. Sedangkan di Fakultas Seni Pertunjukan tidak memerlukan pengaturan shift, dengan fasilitas yang sama setelah penggabungan jumlah mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan tidak mengalami perubahan. Sedangkan untuk fasilitas bangunan penunjang pendidikan relatif mencukupi.
Fasilitas Fisik ( Gedung Kuliah dan Penunjang )
|
No |
Jenis Ruangan |
Tahun Perolehan |
Luas m2 |
Jml mhs |
Ratio |
|
1 |
Ruang Kuliah : Fakultas Seni Pertunjukan · Jurusan Seni Tari, 2 lokal · Jurusan Seni Karawitan, 3 lokal · Jurusan Seni Pedalangan, 4 lokal Fakultas Seni Rupa & Desain · Jurusan Seni Rupa, 4 lokal · Jurusan Fotografi |
1992 1982 – 1992 1983
1982-1994 1992 |
1.060
300 400 360 900
600 300 |
383
197 148 38
742 28
1.153 |
2,77 : 1
1,52 : 1 3 : 1 9 : 1
0,80 : 1 10,71 : 1 |
|
2. |
Gedung Penunjang :
· Serba Guna/ Oleh Raga · Wantilan · Pameran Seni Rupa, 2 lantai · Gedung Pertunjukan Tertutup · Pertunjungan Terbuka · Arena Tertutup · Pusat Dokumentasi Seni, 2 lantai |
1989 1994 1994 1986 1986 1999 1994
|
9.444
336 144 1.000 1.382 1.382 1.200 4000 |
8,92 : 1 |
Manajemen Laboratorium

Gedung Arena Chandra Metu
ISI Denpasar memiliki 8 program studi untuk menunjang proses belajar baru memiliki keadaan 3 studio/lab. Untuk memperluas daya tampung masih diperlukan pembangunan studio/lab antara lain studio/lab karawitan, studio/lab seni krya seni, studi/lab fotografi, laboratorium Komputer, laboratorium Desain Komunikasi Visaual, dan laboratorium Desain Interior. Sistem pengelolaan yang mencakup perencanaan pengembangan fasilitas laboratorium pada ISI, tetap mengacu pada Rencana Pengembangan PT dan Kebijakan PT, yang dilakukan melalui usulan pengembangan program. Rencana pengembangan ISI diusulkan berdasarkan pencerminan hasil evaluasi diri. Demikian juga sistem pemeliharaan dan perbaikan bersifat terpusat.
Kapasitas laboratorium dalam memberikan pelayanan terhadap mahasiswa cukup padat. Kepadatan tersebut disebabkan oleh intensitas penggunaan ruangan yang bersifat kolektif. Hal ini berdampak pada lemahnya tingkat pengawasan perlatan dan kekacauan manajerial sistem pengelolaan.
Mengingat jumlah instrumen yang dimiliki oleh ISI cukup, maka perlu juga adanya fasilitas penyediaan ruangan yang cukup. Idealnya rasio jumlah ruangan dengan ensamble/barungan gamelan 1:1, artinya satu buah ensambel/ barungan ditempatkan dalam satu ruangan. Disamping mempermudah sistem pengelolaan dan pengawasan, hal ini juga dimaksudkan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif (menyangkut sistem akustik), efektif dan efisien. Untuk menunjang kelancaran proses pembelajaran khususnya pada mata kuliah praktikum ISI memiliki dua orang tenaga teknisi laboran, yang memiliki kualifikasi pendidikan yang cukup. Segala pembiayaan yang diperlukan untuk praktikum dan pemeliharaan masih dipusatkan pada tingkat institusi. Sebagai perbandingan lihat tabel.
Ruang Sudio/Laboratorium
|
No |
Jenis Ruangan |
Tahun |
Luas m2 |
Jml mhs |
Ratio |
|
1 2 3 |
Studio Tari Studio Seni Rupa Studio Seni Lukis
|
1983 1983 1994 |
200 255 176 |
952 952 952 |
0,21 : 1 0,26 : 1 0,18 : 1 |
|
|
Jumlah |
|
631 |
952 |
0,66 : 1 |
Untuk Memberikan komentar gunakan Fasilitas Forum > Berita. Fasilitas ini dapat diakses melalui alamat: http://forum.isi-dps.ac.id











