Penerbitan

TUGAS POKOK  DAN FUNGSI UPT. PENERBITAN

Tugas pokok  dan fungsi UPT. Penerbitan yang tercantum dalam STATUTA ISI Denpasar adalah sebagai unsur penunjang kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai tugas menerbitkan buku, diktat jurnal, majalah dan karya-karya ilmiah lainnya serta karya seni berupa rekaman audio dan atau visual.

Layanan untuk menerbitkan jurnal, diktat, bahan ajar, buku penuntun mata kuliah praktik dan keprofesional seni serta bentuk-bentuk audio dan atau visual yang dapat dijadikan materi sumber pembelajaran. Demikian pula gagasan untuk menjadikan pusat penyebarluasan data dan informasi tentang seni budaya, sebagai wahana komunikasi pengembangan dan pendayagunaan kesenian di masyarakat belum dapat difungsikan dengan maksimal karena terbatasnya sumber daya yang dimiliki.

Penge­lolaan penerbitan diman­datkan pada satuan organisasi teknis lembaga yakni Unit Pembantu Teknis (UPT) Penerbitan yang tidak akan ter­lalu terpengaruh oleh adanya perubahan reorga­ni­sasi lembaga sehingga memiliki kan­tor, ruang kerja, dan alamat yang tetap. 

VISI DAN MISI PERGURUAN TINGGI SENI

Peran dan misi utama Penerbitan adalah menerbitkan buku-buku referensi  keilmuan mutahir dan buku praktis terapan. Buku-buku referensi keilmuan ditujukan untuk para profesional pada level madya, puncak serta para akademisi , sedangkan buku-buku terapan praktis ditujukan pada profesional level madya, staf dan kalangan mahasiswa. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa secara subtansi keberadaan penerbitan ISI Denpasar merupakan salah satu kriteria pokok yang dapat dipakai untuk menilai kualitas  kelembagaan ISI Denpasar.

LINGKUP KERJA YANG SUDAH DIGARAP

1. Mengikuti Program Pengembangan Jurnal Domistik Terakriditasi menjadi Jurnal Internasional 3 tahun

Tujuan Program Pengembangan Jurnal Domistik Terakriditasi menjadi Jurnal Internasional bagi MUDRA Journal of Art and Culture adalah untuk meningkatkan kualitas jurnal sehingga dapat meningkatkan komunikasi ilmiah antara peneliti dan pencipta dengan masyarakat pengguna untuk mencapai sasaran bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pembangunan di Indonesia khususnya dalam lingkup kesenian. MUDRA Journal of Art and Culture juga nantinya diharapkan bisa meningkatkan gairah peneliti Indonesia khususnya bidang seni untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitiannya/penciptaanya serta penulis-penulis luar negeri untuk menyumbangkan tulisannya.

Pada tahapan kedua Program Pengembangan Jurnal Domistik Terakriditasi menjadi Jurnal Internasional secara terus mengupayakan 1) pengerahan mitra bestari  internasional dari berbagai penjuru dunia; 2) menggalang kontributor naskah  dari berbagai lembaga berprofesi di seluruh dunia yang memiliki pakar berspesialisasi dalam bidang seni; 3) menggalang kerjasama dengan organisasi profesi ilmiah.

Setelah Program Pengembangan Jurnal Domistik Terakriditasi menjadi Jurnal Internasional berakhir maka untuk kelanjutannya dirancang beberapa kegiatan agar bisa mandiri yaitu  1) Promosi untuk mencari pelanggan; 2) meningkatkan frekuensi tiras; dan 3) membuat strategi untuk tetap bisa survive dengan berkopetisi terhadap pesaing-pesaing lainya baik di dalam maupun di luar negeri.

2. Mengajukan Usulan Akriditasi untuk Jurnal Seni Budaya Mudra.

Evaluasi diri menunjukkan bahwa Mudra masih sangat perlu berbenah: baik dari aspek fisik/penampilan, manajemen, dan substansi sehingga dapat memenuhi persyaratan untuk mendapat legalitas Akriditasi seperti yang tertuang dalam Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah, yang disusun oleh LIPI, Ikatan Penyunting Indonesia, Kantor Meneg Ristek dan DP2M Ditjen Dikti. Mengingat semua itu maka dibuat Usulan Akriditasi Mudra  oleh UPT. Penerbitan ISI Denpasar Kepada: Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

3. Hasil yang Dicapai

a. Menggalang kontribusi naskah dari berbagai lembaga berpotensi yang memiliki pakar berspesialisasi bidang seni budaya sehingga naskah masuk ke penyunting meningkat 152 dan naskah termuat 33 dengan rata-rata pervolume 9-12 naskah yang diterbitkan. Hal tersebut menunjukkan pertama animo penulis mengirimkan artikelnya pada jurnal MUDRA sangat tinggi. Kedua seleksi naskah yang masuk cukup ketat sehingga 120 masih harus menunggu terbitan sberikutnya atau naskah dinyatakan belum layak diterbitkan oleh karena berbagai persoalan.

b. Semiloka Penulisan Jurnal Ilmiah Bagi Dosen, dengan narasumber Dr. Eddy Supriyatna Markiza., M.Hum Dekan PSRD Untar, Semlok ini didanai oleh BOPTN 2013 diikuti oleh 24 dosen FSP dan 24 Dosen PSRD serta 4 orang tamu dari Untar Selasa dilaksanakan pada 3 September 2013 di Gedung Pusat Dokumentasi (Pusdok) ‘Latamahosadhi’.

c. Pencetakan jurnal-jurnal serta cetak lepasnya.

d. Mempublikasikan lewat IT di web ISI Denpasar.

e. Penerbitan Bahan Pustaka: Buku Teks dan Buku Referensi Bidang Seni. Ada 4 judul buku yang sudah diterbitkan dan disebarkan yakni 1)    Sekar Jagat Bali: Kumpulan Rekam Jejak Tokoh Seniman dan Budayawan Bali editor Dr. I Wayan Dibia, SST., MA. 2) Puspasari Seni Tari Bali,  ditulis oleh Prof. Dr. I Wayan Dibia, SST., MA.  3)  Pendidikan dan Manajemen Pelatihan Tari Nusantara, penulis Dr. Ni Luh Sustiawati, M.Pd, Sulistyani, S.Kar., M.Si dan Yulinis, SST., M.Si., dan 4) buku Ergonomi Desain Produk Kriya, penulis Drs. Agus Mulyadi Utomo, M.Erg.

f. Menerbitkan Koran Kampus