Laporan Rektor Dalam Wisuda VII tahun 2009

Laporan Rektor Dalam Wisuda VII tahun 2009

Yth.      Bapak Rektor dan Ibu Rektor PTN/PTS/POLTEK se Bali.

Koordinator Kopertis Wil VIII

Bapak Bupati / Walikota se Bali

Dewan Penyantun ISI Denpasar

Anggota Senat Akademik ISI Denpasar

Ketua BKS PT Seni se Indonesia

Civitas Akasdemika ISI Denpasar

Seluruh Wisudawan beserta keluarga

Para seniman, budayawan, para tamu undangan dan seluruh hadirin yang berbahagia.

OM Swastiastu,

Rektor ISI Denpasar sedang memainkan suling Gambuh

Rektor ISI Denpasar sedang memainkan suling Gambuh

Mengawali laporan ini, marilah kita bersama – sama memanjatkan doa puji syukur kehadapan Ida Sanghyang Widi Wasa. Tuhan Yang Maha Esa. Karena berkat rahmatNYA lah kita dapat berkumpul di gedung Natya Mandala ini dalam acara Dies Natalis VI danWisuda Sarjana VII ISI Denpasar. Selanjutnya, ijinkanlah saya, atas nama keluarga besar ISI Denpasar mengucapkan selamat datang kepada seluruh undangan dan hadirin yang kami hormati, disertai ucapan terimakasih atas kesediaannya memenuhi undangan kami.

Hadirin yang kami hormati

Untuk memberikan gambaran perkembangan selama 5 tahun penyelenggaraan pendidikan tinggi di lingkungan ISI Denpasar, telah disusun laporan sebagai bahan evaluasi terhadap kinerja yang dicapai dan sekaligus sebagai pertanggung jawaban Rektor ISI Denpasar masa bakti periode I tahun 2004-2009. (Laporan itu tidak akan saya baca).

Hadirin yang berbahagia,

Sejalan dengan pembangunan pendidikan Nasional kita yang berusaha keras untuk meningkatkan daya saing bangsa khususnya melalui bidang seni budaya, maka pada kesempatan yang baik ini saya tegasakan kembali visi ISI Denpasar ke depan yaitu Menuju Perguruan Tinggi Seni yang Berbasis Keunggulan lokal dengan Kualitas Bertaraf Internasional. Kata “menuju” menunjukkan bahwa hal ini masih dalam proses, ke arah yang dituju, atau belum sampai disana. Berbasis keunggulan lokal sebagai salah satu andalan dalam bersaing. Kenapa demikian ?Jelas sekali bahwa kalau kita ingin bersaing secara lokal, nasional, maupun internasional, pertanyaan mendasar yang muncul adalah “yang akan diandalkan dalam persaingan itu apa?” Disinilah kita harus berhitung secara cermat stelah melalui evaluasi internal maupaun eksernal. Selanjutnya, kualaitas yang bertaraf internasional maksudnya adalah kualitasnya dapat memenuhi “internasionala standard for education”. Pertanyaan berikutnya adalah “bagaimana caranya?”

selengkapnya dapat di unduh disini

Comments are closed.