Deskripsi dan Analisis Karakter Jatayu

Deskripsi dan Analisis Karakter Jatayu

Kiriman : Putu Angga Pratama (Mahasiswa Prodi Tari FSP ISI Denpasar)

Abstrak

Jatayu adalah seokor burung yang bisa berbicara seperti manusia. Jatayu adalah putra ketiga Rsi Brisawa yang berarti masih keturunan langsung Dewi Brahmaistri, putri Batara Brahma. Ia mempunyai tiga saudara kandung yang bernama Garuda Harna, Garuda Brahman, dan Sempati. Jatayu bersahabat karib dengan Prabu Dasarata raja Ayodya. Mereka bersahabat sejak kecil karena kakek Prabu Dasarata yaitu Batara Kandikota bersahabat karib dengan Rsi Briwawa. Ketika Sita menjerit-jerit karena dibawa kabur oleh Rawana, Jatayu yang sedang berada di dahan sebuah pohon mendengarnya. Ia melihat ke atas, dan tampak Rahwana terbang membawa Sita, puteri Prabu Janaka. Jatayu yang bersahabat dengan Raja Dasarata, merasa bertanggung jawab terhadap Sita yang merupakan istri putera sahabatnya, Sri Rama. Dengan jiwa ksatria meluap-luap dan berada di pihak yang benar, Jatayu tidak gentar untuk melawan Rawana. Ia menyerang Rahwana dengan segenap tenaganya. Namun Jatayu sudah renta. Ketika ia sedang berusaha menyelamatkan Sita dari Rahwana, sayapnya ditebas dengan pedang. Jatayu bernasib naas. Tubuhnya terjatuh ke tanah dan darahnya bercucuran. Karya tulis ini menggunakan metode kualitatif. Data primer dan sekunder didapat dengan mencari buku terkait dengan Ramayana maupun karakter tokoh Jatayu. Tujuan penulis mengangkat tokoh ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana karakteristik tokoh Jatayu. Dari hasil penelitian penulis mendapatkan karakteristik tokoh Jatayu adalah seekor burung yang mempunyai karakter yang baik dan penolong. Sifat tersebut terlihat pada saat ia menolong Dewi Sita dari cengkraman Rahwana.

Kata kunci: Burung, Menjerit-jerit, Menyerang, Ditebas, Penolong.

 

Selengkapnya dapat unduh disini

Comments are closed.