Inkulturasi Pola Ruang Tri Mandala Pada Desain Interior Gereja Bethel Injil Sepenuh (Gbis) Petra Denpasar

Inkulturasi Pola Ruang Tri Mandala Pada Desain Interior Gereja Bethel Injil Sepenuh (Gbis) Petra Denpasar

Kiriman : Indra Beliyanto (Mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar)

ABSTRAK

Sebagai upaya turut serta dalam melestarikan budaya Bali, Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Petra Denpasar merupakan salah satu gereja yang berupaya untuk mengangkat budaya Bali sebagai keunggulan lokal dengan memasukkan salah satu unsur arsitektur tradisional Bali yaitu sistem pola ruang tri mandala ke dalam desain gereja melalui metode Inkulturasi. Karya Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana menerapkan  pola ruang Tri Mandala ke dalam desain interior gereja, serta bertujuan untuk mengetahui proses dalam mewujudkan desain interior  gereja dengan pola ruang tri mandala. Kasus yang menjadi objek perancangan ini adalah Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Petra Denpasar. Proses perancangan dilakukan dengan metode desain yaitu black box & glass box  dengan mengangkat konsep The Light of The World. Hasil  dari perancangan ini  menyimpulkan bahwa proses penerapan  pola ruang Tri Mandala ke dalam sebuah desain interior yaitu dengan menggunakan metode inkulturasi.  Proses mewujudkan desain interior Gereja dengan pola ruang tri mandala yaitu dengan memperhatikan konsep-konsep dan dasar kosmologi dan hierarki bangunan yang ada pada arsitektur tradisional Bali, setelah itu disesuikan dengan dasar-dasar gereja, sehingga esensi dari gereja sebagai tempat ibadah tidak luntur.

Kata kunci : budaya, arsitektur tradisional Bali, gereja.

 Selengkapnya dapat unduh disini

No Comments Yet.

Leave a comment