Penerapan Makna Tat Twam Asi Pada Desain Interior Sekolah Luar Biasa Sari Hati Untuk Aksesibilitas Mandiri Anak Tunagrahita

Penerapan Makna Tat Twam Asi Pada Desain Interior Sekolah Luar Biasa Sari Hati Untuk Aksesibilitas Mandiri Anak Tunagrahita

Kiriman : Cok Istri Kumari Swari (Mahasiswa Ps. Interior Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar)

Abstrak

Perancangan interior pada Sekolah Luar Biasa Sari Hati bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dari segala elemen interior yang mampu melatih anak tunagrahita menjadi pribadi yang lebih mandiri. Anak Tunagrahita memiliki keterbatasan yang membuat mereka lambat dalam melakukan segala kegiatan. Sekolah Sari Hati merupakan salah satu sekolah luar biasa tipe C yang membantu anak-anak tunagrahita dalam belajar, namun kurangnya aksesibilitas pada sekolah membuat mereka tidak dapat berlatih dengan mandiri serta kehilangan konsentrasi. Kombinasi dari metode glass box dan black box yang digunakan dalam perancangan dapat menciptakan sebuah desain yang memiliki dasar pemikiran yang rasional dan sistematis dengan mencari seluruh sumber data yang di latar belakangi oleh emosi maupun imajinasi. Hasil dari perancancangan Sekolah Luar Biasa Sari Hati (SLB) akan sesuai dengan standarisasi Sekolah Luar Biasa pada umumnya namun dengan penerapan makna Tat Twam Asi Sekolah Sari Hati akan memiliki ciri khas tersendiri dalam aksesibilitas pada interiornya sehingga dapat membantu anak didik dalam mewadahi setiap keterbatasan yang dimiliki oleh setiap klasifikasi anak tunagrahita.

Kata Kunci: Aksesibilitas, Mandiri, Tunagrahita, SLB, Tat Twam Asi

 selengkapnya dapat unduh disini

 

 

 

 

 

 

No Comments Yet.

Leave a comment