SENI MENATA AMARAH (ANGER) SEBAGAI BAGIAN DARI PENDIDIKAN KARAKTER

SENI MENATA AMARAH (ANGER) SEBAGAI BAGIAN DARI PENDIDIKAN KARAKTER

Kiriman : Dr. Ni Ketut Dewi Yulianti, S.S., M.Hum (Prodi Karawitan, Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Denpasar)

Abstrak

Kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan karakter sudah mulai berkembang seirng dengan makin gencarnya Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengumandangkan tujuan keberhasilan pendidikan nasional yang tidak dapat dilepaskan dari pendidikan karakter atau akhlak peserta anak didik. Tulisan ini dimaksudkan untuk menguraikan salah satu keadaan dalam kehidupan manusia yang sering dialami oleh siapa saja, yaitu rasa marah dan hubungannya dengan pendidikan karakter. Ada dua hal pokok yang dibahas dalam tulisan ini yaityu (1) faktor-faktor yang menyebabkan munculnya rasa marah  dan (2) mengendalikan rasa marah ke hal-hal yang positif dalam upaya menjaga hubungan baik dengan orang lain.

Tulisan ini menjadi signifikan karena banyak masalah muncul di lingkungan tempat kerja dan juga terjadinya kegagalan dalam hidup karena kegagalan dalam mengendalikan amarah. Seseorang yang mampu mengendalikan amarahnya, memiliki nilai karakter cinta damai yang tinggi.

Selengkapnya dapat unduh disini

Comments are closed.