Arsitektur Tradisional Thailand

Arsitektur Tradisional Thailand

Kiriman: I Wayan Eka Laksana Satiaguna, Prodi. Desain Interior

Arsitektur adalah salah satu karakteristik unik dari negeri Thailand yang tercermin dari gaya hidup, nilai-nilai, dan kepercayaan yang diwariskan turun temurun. Arsitektur Thailand adalah disiplin yang telah dikembangkan dan disempurnakan sebagai ekspresi keindahan dari kebudayaan Thailand yang secara unik telah disesuaikan dengan gaya hidup orang-orang dan iklim dari negara ini. Orang-orang Thailand memiliki rasa keterikatan yang kuat terhadap tempat tinggal dan juga tempat kelahiran mereka. Style perumahan dan gaya hidup mungkin berubah, tetapi bagaimana pun sikap dan rasa hormat orang-orang Thailand terhadap tempat tinggal mereka pada dasarnya masih sama. Intensitas rasa keterikatan terhadap rumah diantara generasi baru sekarang ini mungkn saja tidak sekuat seperti dulu, tapi tetap hidup. Rumah tidak hanya sebagai tempat tinggal, juga sebagai pusat kehidupan, kasih sayang, ramah tamah, bahkan sebagai tempat pengungsian jika diperlukan pada saat banjir musiman melanda. Setiap daerah memiliki karakteristik perbedaan yang beragam seperti gaya tengah (Ruen Thai Pak Glang) mendapat pengaruh dari Budhisme yang sangat kental, gaya utara (Ruen Galae) pengaruh Lana style, gaya selatan (Ruen Thai Muslim) bernafaskan arsitektur muslim, dan gaya daerah timur laut (Ruen Isaan). Sebagai perwujudan dari sosial dan budaya Thailand, gubahan maupun desain bangunan rumah Thailand pada jaman dulu adalah untuk hidup bersama dan menghabiskan waktu bersama antara anggota keluarga oleh karena itu rumah tradisionalnya memiliki sub-rumah pada satu platform. Semua anggota keluarga dapat berkumpul dan menikmati hari-hari bersama. Layaknya negara yang berada di kawasan tropis menjadikan arsitektur tradisional Thailand juga sangat dipengaruhi oleh iklim yang panas dan hujan yang sering menimbulkan banjir musiman.

Arsitektur Tradisional Thailand Selengkapnya

Comments are closed.