Bersama Bakti Budaya Djarum Foundation, Garin Nugroho Gelar Ruang Kreatif di ISI Denpasar

Bersama Bakti Budaya Djarum Foundation, Garin Nugroho Gelar Ruang Kreatif di ISI Denpasar

Sineas kondang Garin Nugroho bekerja sama dengan Bakti Budaya Djarum Foundation menggelar kegiatan Ruang Kreatif 2018 bertajuk ‘Bincang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia’ di Gedung Candra Metu Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, pada Jumat (28/9) pukul 18.00 Wita.

Pada kegiatan ini, secara gamblang Garin Nugroho menyatakan bahwa pada era kini seni pertunjukan berhadapan dengan kehidupan perkotaan, sehingga dibutuhkan kreatif industri yang mampu menumbuhkan seni pertunjukan yang mampu berkomuniksi dengan generasi mall.

“Dibutuhkan ruang kreatif, yang mampu memberikan workshop dan mentoring serta proses manajemen yang benar. Karena manajemen seni pertunjukan modern ini sudah terbilang langka. Padahal banyak sekali bakat berkualitas dan luar biasa, tapi tanpa dibarengi dengan manajemen pertunjukan maksimal,” ujar Garin pada acara yang ramai dihadiri puluhan mahasiswa ISI Denpasar dan kalangan seniman ini.

Menurut Garin, terdapat bakat, potensi dan kekayaan budaya yang luar biasa di negeri ini. Tapi sayangnya, manejemen dan story telling masih dipegang oleh wilayah barat, seperti Amerika dan Eropa.

“Padahal negeri kita memiliki potensi seperti kisah Ramayana serta Mahabharata. Nah, pesan saya bagi mahasiswa termasuk di ISI Denpasar ini, belajarlah menulis proposal secara kreatif, mempelajari story telling, serta manejemen pertunjukan yang mampu diterima global untuk menghidupkan seni pertunjukan,” katanya.

Sineas Garin Nugroho sekaligus juga memberi pengarahan bagi mahasiswa agar membuat proposal tentang ide kreatif seni pertunjukan, agar mendapat kesempatan mengikuti workshop manajemen seni pertunjukan. Sekaligus berkesempatan menampilkan karya seni pertunjukan di Galeri Indonesia Kaya.

Berikutnya, Deputi program Manager Bakti Budaya Djarum Foundation Billy Gamaliel menyatakan, sejak tahun 2010 Bakti Budaya Djarum Foundation secara konkret telah mendukung penuh seni pertunjukan Indonesia. Selama ini masih banyak yang masih memandang sebelah mata pada seni pertunjukan, padahal banyak pesan dan filosofi yang disampaikan di dalamnya.

“Kita juga fokus pada pemberdayaan sumber daya manusia (SDM), di mana dengan pementasan seni pertunjukan maka akan melibatkan banyak orang. Dengan demikian, makin banyak orang yang teredukasi melalui seni pertunjukan,” ujar Billy.

Dua narasumber lain dalam kegiatan ini, yakni Rama Suprapto dan Mila Rosita dari Mila Art Dance, memberikan dorongan kepada generasi muda agar tidak mudah menyerah untuk menggapai cita-cita, termasuk merengkuh yang terbaik di dunia seni pertunjukan.

Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama antara narasumber kegiatan Bincang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia dengan sejumlah dosen ISI Denpasar dan Bagian Humas ISI Denpasar I Gede Eko Jaya Utama, SE., MM

Comments are closed.