Bersiap, ISI Denpasar akan sambut kedatangan Unversitas Pertahanan

Bersiap, ISI Denpasar akan sambut kedatangan Unversitas Pertahanan

Kedatangan Prof.Sri Hartati Reksodiputra,MA,Phd hari sabtu (26/11) ke ISI Denpasar merupakan kedatangannya yang kesekian kali, namun dalam kesempatan ini beliau mendatangi ISI Denpasar khusus dalam rangkaian persiapan acara Heads of Defense Universities, Colleges, and Institutions meeting (HDUCIM) yang akan berlangsung selama empat hari di Denpasar.

Prof Hartati meminta bantuan ISI Denpasar untuk memeriahkan acara pembukaan yang akan berlangsung di Hotel Kartika Plaza Kuta hari selasa pagi (29/11), untuk kesempatan ini, ISI Denpasar telah mempersiapkan Gamelan Instrumentalia, Tari Pendet, serta Tari Oleg Tamulilingan. Kemudian di hari yang sama rombongan HDUCIM yang berjumlah kurang lebih 120 orang akan melaksanakan Cultural Visit ke kampus ISI Denpasar pada pukul 14.30 hingga pukul 17.00. “Saya berharap Prof. Rai bersedia menjadi Keynote Speaker pada saat menerima rombongan di Kampus ISI Denpasar” ujar Prof. Hartati. Prof.Rai pun langsung menyatakan kesediaannya dan berharap dapat memberikan yang terbaik bagi peserta yang tergabung dalam acara ini.

Rapat persiapan terakhir ini turut dihadiri pula oleh Pembantu Rektor, Dekan Fakultas Seni Rupa, Kejur Karawitan, serta Pembantu Dekan I Fakultas Seni Rupa dan Desain, dalam keempatan ini Prof. Rai berharap kerjasama seluruh pihak.. Rangakaian acara selama di ISI Denpasar, rombongan pertama kali akan menikmati suguhan tarian tradisional Bali serta demo tari  di gedung Natya Mandala, kemudian mengunjungi gedung Latta Mahosadi yang menyimpan berbagai gamelan, kemudian melihat secara langsung pembuatan gamelan, dan yang terakhir adalah menuju Ruang Pameran Kriya Hasta Mandala yang menyimpan berbagai koleksi seni dari mahasiswa maupun dosen ISI Denpasar.

Usai melakukan rapat koordinasi kemudian Prof.Hartati yang didampingi oleh asisten serta tim dari ISI Denpasar meninjau beberapa ruangan yang nantinya akan digunakan dalam menyambut tamu, disaat yang bersamaan di kampus ISI Denpasar sedang berlangsung kegiatan Workshop Rebab, Prof.Hartati menyempatkan waktu untuk menyaksikan sekilas pelatihan Rebab. “Seni merupakan sesuatu yang mampu membuat hidup seimbang” ujar Prof. Hartati disela-sela perbincangannya dengan Prof Rai. “Tidak hanya itu saja, seni dan budaya juga memiliki keterkaitan dengan pertahanan pada masa dahulu, dan sebagai keynote speaker saya akan menjelaskan mengapa hal tersebut saling mempengaruhi” tutup Prof.Rai.

Comments are closed.