Dosen ISI Denpasar Menerima Penghargaan Kerti Budaya dari Pemkot Denpasar

Dosen ISI Denpasar Menerima Penghargaan Kerti Budaya dari Pemkot Denpasar

Salah satu dosen ISI Denpasar Drs. I Made Bendi Yudha, M.Sn menerima penghargaan Kerti Budaya oleh Pemerintah Kota Denpasar. Penghargaan tersebut diterimanya atas pengabdiannya sebagai pembina seni lukis remaja dan anak-anak kota Denpasar, serta kontinuitasnya dalam kreatifitas berkarya seni lukis. Pria yang lahir pada tanggal 25 Desember 1961 ini telah malang melintang dalam berbagai pameran baik di dalam maupun luar negeri. Tercatat beberapa negara di dunia seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Jepang, USA, Monaco, Perancis dan Australia pernah dijajalnya sebagai tempat pameran lukisannya. Pria jebolan S1 ISI Jogjakarta pada tahun 1988 dan meneruskan S2 nya juga di tempat yang sama pada tahun 2005 ini, tercatat pernah mengukir prestasi sebagai pemenang lomba lukis dan sketsa se-ISI Jogjakarta dari tahun 1982-1986. Diangkat menjadi staf dosen di Jurusan Seni Lukis STSI(sekarang ISI Denpasar) juga telah menerima penghargaan Satya Lencana pengabdian 10 Tahun dari presiden RI atas pengabdiannya sebagai pegawai negeri sipil selama 1 dasawarsa.

Atas prestasi tersebut pria dua anak yang juga pembantu pejabat Dekan di bidang anggaran FSRD ISI Denpasar ini, bangga dan termotivasi untuk terus mentransfer ilmunya kepada seniman pemula untuk lebih meningkatkan kreatifitas dan kemampuan mereka. Karena menurutnya dengan kreatifitas tinggi, maka seni akan memiliki nilai jual yang tinggi pula, sehingga kehidupan pelaku seni tersebut dapat terangkat. Pemkot Denpasar menurutnya sudah cukup serius memperhatikan para seniman, sehingga ”kejengahan” para seniman untuk berkreatifitas, berkarya dapat terus ditingkatkan sehingga kekhawatiran akan memudarnya seni budaya Bali dapat diantisipasi sedari dini. Dengan jalan memberikan wadah untuk berkompetisi dalam bidang seni budaya dengan mengadakan lomba-lomba seperti PSR (Pekan Seni Remaja) dan Porsenijar (Pekan Olahraga dan Seni Pelajar) yang diadakan tiap tahun. Lomba ini secara tidak langsung mendidik generasi muda agar mengetahui seni budayanya dan berkompetisi untuk menjadi yang terbaik di bidang tersebut.

Disinggung mengenai terpilihnya ia dalam penghargaan Kerti Budaya yang digagas Pemkot Denpasar, Pria asli Denpasar ini menilai pemberian penghargaan ini sangat bagus untuk memetakan posisi seniman di kancah dunia seni Bali. Sehingga para generasi muda dapat terinspirasi dan tergugah semangatnya untuk berkontribusi pada jagat seni Bali. Diharapkan tantangan kedepan yaitu bagaimana mempertahankan prestasi yang sudah diraih ini, karena pada saat sekarang, jagat seni khususnya di Bali dihadapkan pada kenyataan yaitu pengaruh perkembangan seni plural, sehingga tugas senimanlah yang menjaga kelestarian ciri khas Bali melalui karya-karya seninya.

Dekan FSRD ISI Denpasar Dra. Ni Made Rinu, M.Si sangat bangga dan gembira atas penghargaan yang telah diterima oleh koleganya ini. Karena loyalitas dan kontribusi Bendi terhadap bidang seni khususnya seni lukis di Bali baik sebagai praktisi, akademisi maupun pembina seni telah dilakoninya dari sejak pertama dia diangkat menjadi staf dosen di STSI(ISI Denpasar). Penghargaan ini juga diharapkan menjadi ransangan atau motivasi kepada dosen yang lain untuk berkarya terutama di masyarakat. Terpilihnya Bendi sebagai penerima penghargaan ini juga sebagai tolok ukur kualitas dosen ISI Denpasar yang mampu memberikan citra positif bagi lembaga. Sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang merupakan tugas pokok profesi(Tupoksi)-nya sebagai staf pendidik. Bendi merupakan salah satu seniman yang dinilai berhasil melahirkan seniman-seniman muda berbakat, terbukti beberapa anak didiknya telah menorehkan prestasi gemilang dalam berbagai ajang lomba. Itu dikarenakan cara mendidik Bendi yang unik dan responsif, sehingga gampang dicerna oleh anak didiknya. Dimulai dari penggalian ide, bentuk dan tekniknya. Semoga menjadikan inspirasi bagi kita semua untuk memajukan Bali sesuai dengan bidang kita masing-masing.

Humas ISI Denpasar melaporkan

Comments are closed.