Dua Mahasiswa ISI Denpasar Raih Peringkat 3 dan 6 Besar Sebagai Duta Bahasa Provinsi Bali 2015

Dua Mahasiswa ISI Denpasar Raih Peringkat 3 dan 6 Besar Sebagai Duta Bahasa Provinsi Bali 2015

Kiriman: Nyoman Lia Susanthi, S.S., M.A

IMG_20150818_110405Pada tahun 2015 Balai bahasa Provinsi Bali kembali menyelenggarakan Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Provinsi Bali. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pembinaan bahasa dan menumbuhkembangkan kesadaran penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar di kalangan generasi muda. Dari seleksi yang cukup ketat, dua mahasiswa ISI Denpasar atas nama I Made Gana Hartadi Prodi DKV dan Ni Putu Elsye Andriani Delfina jurusan Desain Mode FSRD ISI Denpasar lolos dalam 10 besar finalis Duta Bahasa Provinsi Bali 2015 dari 58 peserta. Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2015 pukul 18.30 wita di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar, dan pemenangnya akan mewakili Bali ditingkat Nasional.

Sebelum masuk pada acara puncak yaitu malam pemilihan Duta Bahasa, para finalis dikarantina selama 3 hari sebagai bagaian dari proses seleksi dengan materi presentasi proposal dan debat. Selanjutnya masuk pada acara puncak yaitu malam pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali. Dari 20 finalis dicari 12 besar dengan materi seleksi yaitu menyampaikan visi misi, selanjutnya dalam pencarian 6 besaradiseleksi kembali dengan menjawab pertanyaan dari sesama finalis. Dan terpilih 3 besar dengan proses seleksi menjawab pertanyaan dewan juri dan tamu VIP. Dari seleksi yang sangat ketat tersebut, dua mahasiswa ISI Denpasar atas nama I Made Gana Hartadi mendapat peringkat 3 dan Ni Putu Elsye Andriani Delfina masuk 6 besar.

Keberhasilan para mahasiswa ISI Denpasar lolos dalam ajang ini tidak terlepas dari dukungan Rektor ISI Denpasar beserta jajarannya dan atas binaan Tim Dosen Bahasa ISI Denpasar yaitu Ni Kadek Dwiyani, S.S., M.Hum, Nyoman Lia Susanthi, S.S., M.A, Putu Agus Bharatayadnya, S.S., M.Hum, Ni Ketut Dewi Yulianthi, S.S., M.Hum serta Ni Putu Tisna Andayani, S..S., M.Hum.

Comments are closed.