FSP ISI Denpasar Mengemas Ngayah di Sibetan Karangasem Sekaligus Promosi Kampus

FSP ISI Denpasar Mengemas Ngayah di Sibetan Karangasem Sekaligus Promosi Kampus

Rektor ISI Denpasar (tiga dari kiri) sedang memberi penjelasan beasiswa, disaksikan Kepala Desa Sibetan (dua dari kanan) dan pemain bondres.

Rektor ISI Denpasar (tiga dari kiri) sedang memberi penjelasan beasiswa, disaksikan Kepala Desa Sibetan (dua dari kanan) dan pemain bondres.

Kiriman: Noman Lia Susanthiu, S.S., M.A. (Dosen PS Pedalangan).

Karangasem- Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar membuat trobosan baru dalam sosialisasi kampus pada masyarakat. Kegiatan ngayah yang menjadi agenda rutin lembaga, kini digandeng dengan kegiatan tambahan yaitu sosialisasi kampus. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk hiburan yang menarik. Diawali dengan tari penyambutan Selat Segara, kemudian disusul tari Legong Kuntul, Satya Brasta, Jauk manis dan Oleg Tambulilingan, membuat bale banjar Desa Sibetan penuh sesak oleh antusias penonton. Terlebih lagi terdapat hiburan bondres yang dibawakan oleh Ni Wy. Suratni, S.Sn., M.Sn. dosen Pedalangan beserta Pande Nyoman Artawa mahasiswa Pedalangan semester V ISI Denpasar, menjadikan suasana semakin cair dan penuh keakraban. Apalagi isi bebondresan mengetengahkan hal-hal yang menarik dan informatif, terutama berkaitan dengan beasiswa.

Sosialisai promosi kampus dimulai dengan pemutaran video profile lembaga sekitar 13 menit yang menggambarkan keberadaan kampus ISI Denpasar, jumlah jurusan, dan prestasi lembaga dan berbagai kegiatan mahasiswa serta informasi kemahasiswaaan. Ni Wy. Suratni yang berperan sebagai MC dalam acara tersebut mengundang Kepala Desa Sibetan ke panggung. Pada kesempatan tersebut, kepala desa menayakan bagaimana cara memperoleh beasiswa di ISI Denpasar, mengingat di Desa Sibetan terdapat banyak anak-anak yang kurang  mampu tapi mereka memiliki potensi seni yang baik. Guna memantapkan jawaban, Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai., S.M.A., diminta ke panggung untuk dapat lebih menjelaskan terkait aktivitas ISI Denpasar, terutama persyaratan untuk mendapatkan beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu. “Kami memberi beasiswa kepada generasi muda Sibetan yang ingin belajar seni di ISI Denpasar, jika berkenan silahkan daftar kepada Bapak Kepala Desa Sibetan” ungkap Prof. Rai dengan penuh semangat. Dalam sosialisasi terungkap bahwa terdapat 2 jenis beasiswa yaitu beasiswa berprestasi melalui PPA dan beasiswa bagi anak yang kurang mampu melalui beasiswa bidikmisi. Terungkap bahwa beasiswa bidikmisi diperuntukkan bagi mahasiswa yang benar-benar kurang mampu tapi memiliki potensi yang baik. Sementara bagi mahasiswa yang mampu namun memiliki prestasi juga dapat memperoleh beasiswa yang dikenal dengan beasiswa PPA.

Masyarakat Desa Sibetan tampak antusias menyaksikan suguhan dari ISI Denpasar.

Masyarakat Desa Sibetan tampak antusias menyaksikan suguhan dari ISI Denpasar.

Ni Wy. Suratni selaku dosen yang terlibat dalam acara tersebut sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menurut Suratni, penyajian sosialisasi ini begitu menyatu, sangat interaktif, dan penuh keakraban antara Rektor ISI Denpasar, Kepala Desa Sibetan serta audiens. Sehingga pesan yang ingin disampaikan lembaga diterima baik oleh masyarakat.

Sebagai suguhan terakhir, ditampilkan sendratari Ramayana yang berdurasi sekitar 1 jam. Sendratari ini juga mendapat sambutan luar biasa dari penonton, hingga tak ada satupun yang beranjak dari tempat duduknya.

Comments are closed.