Gong Gede Membahana Di FKI VII Surakarta

Gong Gede Membahana Di FKI VII Surakarta

Rombongan ISI Denpasar yang menghadiri Festival Kesenian Indonesia(FKI) ke VII (14-16/10) yang bertolak dari Denpasar pada Rabu, (12/10) tiba di ISI Surakarta Rabu, (13/10).FKI yang didukung oleh BKS-PTSI (Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Seni Indonesia) yang beranggotakan IKJ (Institut Kesenian Jakarta), ISI(Institut Seni Indonesia) Denpasar,ISI Surakarta, ISI Jogjakarta, ISI Padangpanjang, STSI Bandung,dan STKW Surabaya langsung mengadakan glady bersih pada sore hari.

FKI ke VII dimulai pada tanggal 14/10, dan diawali dengan Seminar Internasional Tentang Vocal bertempat di Gedung Teater Besar ISI Surakarta dimana Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A. menjadi salah satu pembicara, selain Edward Herbest dan pembicara luar negri lainnya. Selain itu, Seminar Internasional Tentang Film, Seminar Mahasiswa, juga digelar serentak pada pagi hingga sore hari.

Pada sore hari, digelar deville Delegasi FKI VII, dari semua anggota BKS-PTSI yang mengundang perhatian masyarakat Solo. Apresiasi masyarakat sangat tinggi terhadap kegiatan dua tahunan FKI ini. Jalan sepanjang kampus ISI Surakarta macet total, dan seluruh delegasi memberikan yang terbaik bagi masyarakat. ISI Denpasar tampil dengan gamelan Bleganjur dan mendapat apresiasi tinggi dari penonton. Acara deville yang digelar di seputar kampus di depan Gedung Teater Besar ini dipadati penonton.

Pada malam hari, acara pembukaan FKI VII digelar di Gedung Pendopo ISI Surakarta yang dihadiri oleh Dirjen Dikti, Ketua Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Seni, serta Rektor-Rektor Perguruan Tinggi Seni Indonesia, Rektor PT di Surakarta,serta undangan lainnya. Gong Gede ISI Denpasar tampil di dalam acara pembukaan tersebut, dan mendapat applaus tinggi dari masyarakat Solo.Rektor ISI Denpasar selaku ketua BKS-PTSI 2009-2011 menyampaikan laporan dihadapan Dirjen Dikti. “Terima kasih pada Tuhan, karena atas bimbingan Beliau acara hari pertama FKI VII dapat berlangsung lancar. Hal ini tidak terlepas dari kerja keras semua pihak ISI Denpasar dan juga seluruh anggota BKS-PTSI,”papar Prof Rai.

Comments are closed.