ISI Denpasar Kembali Raih Quota Kirim Mahasiswa Ke Malaysia Dan Thailand

ISI Denpasar Kembali Raih Quota Kirim Mahasiswa Ke Malaysia Dan Thailand

Pada tanggal 22-23 Februari 2011, ISI Denpasar menghadiri Workshop Koordinasi Program “Student Mobility Credit Transfer- MIT di Jakarta. Program ini merupakan program kerjasama pendidikan cetusan SEAMEO-RIHED yang dilaksanakan oleh 3 negara di Asia Tenggara; Malaysia-Indonesia-Thailand (MIT) yang melibatkan perguruan tinggi masing-masing negara, yang bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas peserta didik melalui program pengiriman peserta didik ke perguruan tinggi di tiga negara tersebut diatas, dan di Indonesia sendiri, program ini dilaksanakan di bawah arahan DITJEN DIKTI.

Workshop ini diahadiri oleh DITJEN IMIGRASI, DITJEN DIKTI, ISI Denpasar, ISI Surakarta, UI, UAD,UK Maranatha, UBINUS, UNS, UNSRI, IPB, dan UPI. “Tahun 2010, Indonesia mengirim 77 mahasiswa ke Thailand dan Malaysia, dan menerima 14 mahasiswa dari Thailand saja. Tahun 2011, Dikti menyediakan beasiswa program M-I-T untuk 50 mahasiswa, Biro PKLN menyediakan 30,  dengan rincian 37 ke Thailand dan 43 ke Malaysia. Indonesia akan menerima 30 mahasiswa dari Thailand, sedangkan Malaysia akan mengirimkan 50 mahasiswa,” papar Direktur Pembelajaran dan Akademik, Illah Sailah. Untuk PT Seni, ISI Denpasar dan ISI Surakarta mendapatkan privilege untuk mengirimkan mahasiswa ke  PT Seni di Thailand yang telah memiliki MoU, diluar kerangka M-I-T Programme

Dalam program MIT 2010, ISI Denpasar mengirimkan 2 orang peserta didik ke Universitas Thammasat Thailand, dari bulan Juli-Desember 2010. Mereka adalah Diana Putra dari FSP, dan Eka Laksana dri FSRD. Tahun ini, kami merasa sangat bangga, karena dari 80 beasiswa yang disiapkan, ISI Denpasar  mendapatkan 4 quota, 2 orang untuk belajar Language and Culture di Thailand, dan 2 orang di Malaysia. Untuk itu kami telah mempersiapkan tahap seleksi mulai awal Maret ini, dan seleksi diadakan mulai tingkat fakultas, dan terbuka bagi seluruh mahasiswa, dengan nilai TOEFL 500. Kami telah mensiosialisasikan program ini lewat spanduk, selebaran, disamping juga mengumumkan di kelas,”papar Dewi Yulianti yang hadir dalam Workshop selama dua hari tersebut.

Serangkaian dengan program MIT 2011, ISI Denpasar juga sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti IOA (International Office Award) yang akan diadakan oleh DITJEN DIKTI dalam waktu dekat ini.

Humas ISI Denpasar melaporkan.

Comments are closed.