ISI Denpasar “Ngaturang Ayah “ Di Pura Dalem Agung Kramas

ISI Denpasar “Ngaturang Ayah “ Di Pura Dalem Agung Kramas

Di bawah guyuran hujan yang membuat udara Desa Kramas, Blahbatuh, Gianyar semakin dingin , pada hari Jumat malam, tanggal 24 September kemarin Bondres Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar  yang terdiri dari dosen jurusan Pedalangan I Gusti Sudarta dan Ni Wayan Suratni, serta seorang mahasiswa Pedalangan Dewa Putra Yadnya mengisahkan tentang pemerintahan Udayana Warmadewa, di Kerajaan Singamandawa, serta hasil pertemuan Mpu Kuturan tentang Pesamuan Tiga. Selain Bondress, Rombongan ISI Denpasar yang dipimpin ketua jurusan Karawitan I Wayan Suharta,S.Skar.,M.Si. ini juga mempersembahkan tari Selat Segara, Jauk Manis, Satya Brasta, serta Legong Kuntul.

Kegiatan “ngaturang ayah” yang merupakan kegiatan rutin sebagai wujud implementasi dari Tri Darma Perguruan Tinggi, yakni Pengabdian Masyarakat ini melibatkan 25 orang penabuh dari jurusan karawitan, 18 orang penari dari jurusan Tari dan Pedalangan serta beberapa orang dosen dan pegawai. Para penari dan penabuh dengan antusias mempersembahkan yang terbaik bagi masyarakat Kramas. Hujan yang mengguyur saat pertunjukan, membuat para pemedek yang menonton merapat ke panggung indah yang bernuansa biru dan putih tersebut. Ni Ketut Yuliasih, SST., M.Hum., salah seorang dosen yang ikut serta dalam kegiatan ini mengatakan bahwa menurut panitia karya, minimnya masyarakat yang hadir saat itu disebabkan oleh kegiatan yang demikian padatnya sejak pagi hari, diantaranya “ngewaliang Ida Bhatara Pengrajeg Karya ke Besakih” hingga sore hari. Sebagian besar anggota masyarakat pasti kelelahan disamping juga cuaca yang sangat tidak bersahabat malam itu. Namun minimnya penonton dan hujan deras yang menyertai sepanjang pertunjukan tidak mempengaruhi semangat dan antusiasme mahasiwa dan dosen dalam “ngaturang ayah”, ujarnya.

Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S.,M.A., mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen, pegawai, dan mahasiswa yang telah terlibat dalam kegiatan “ngayah” tersebut. Dalam beberapa hari mendatang, ISI Denpasar  jug akan “ngaturang ayah” di beberapa daerah, seperti Ubud, Bangli, dan Nusa Dua. Mahasiswa dan dosen telah berlatih sejak beberapa minggu yang lalu. Di samping itu ISI Denpasar juga sedang mempersiapkan pentas seni spektakuler untuk HUT TNI ke-65 Oktober mendatang, kata Rai menjelaskan.

Humas ISI Denpasar melaporkan.

Comments are closed.