ISI Denpasar – SSRU Thailand Tandatangani MoA

ISI Denpasar – SSRU Thailand Tandatangani MoA

Bertempat di gedung Natya Mandala Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Senin (3/10) President Suan Sunandha Rajabhat university Thailand,Assoc. Prof. dr. Chuangchote Bhuntuvech beserta 11 orang anggota lainnya mengadakan lawatan ke kampus ISI Denpasar dengan agenda utama penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara kedua Institusi Seni ini, yang diantaranya menyoal tentang pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, kolaborasi pementasan, serta kolaborasi penelitian akademis.

Rombongan diterima langsung oleh Rektor ISI Denpasar, para pembantu rector, Dekan kedua fakultas beserta jajarannya, pejabat structural, serta mahasiswa ISI denpasar. Sebelum acara penandatanganan, rombongan disambut dengan tari Selat Segara, serta tari Satya Brastha, yang sekaligus menuntun Presiden SSRU Thailand beserta Rektor ISI Denpasar menuju meja penandatanganan MoA.

 Prof. Chuangchote mengatakan bahwa pihaknya sangat bangga dan kagum akan kampus ISI Denpasar yang telah terkenal di dunia, dan berharap MoA antara SSRU dan ISI Denpasar dapat diimplementasikan kedalam bentuk kegiatan yang dapat memajukan kedua kampus ini.”Sebagai wujud implementasi dari MoA,kami akan mengundang ISI Denpasar ke SSRU pada tangga;l 22-26 Desember mendatang untuk mengikuti acara Faculty Collaboration,”ujarnya tersenyum.

Selain menandatangani MoA, rombongan juga membuka pameran bersama antara ISI Denpasar dan SSRU Thailand dengan tajuk The Culture Bridge for Relationship and Peace yang diadakan di Gedung Kriya Asta Mandala, menyaksikan pertunjukan wayang, serta meninjau kegiatan belajar mengajar di kedua fakultas.

“Kami sangat bangga dengan penandatanganan MoA ini, yang menjadi bukti kecintaan dunia internasional pada ISI Denpasar. Terima kasih kepada seluruh dosen, pegawai serta mahasiswa ISI denpasar yang selalu bekerja keras untuk kesuksesan serta kemajuan kampus kita. MoA ini akan diimplementasikan dalam berbagai kegiatan akademis, dan telah kami laporkan kepada Mendiknas dan Dirjen Dikti,” pungkas Rektor ISI Denpasar, Prof. Rai.

Comments are closed.