ISI Denpasar-Universitas Indonesia Jalin Kerjasama “Cultural Heritage Preservation”

ISI Denpasar-Universitas Indonesia Jalin Kerjasama “Cultural Heritage Preservation”

Disela-sela pelaksanaan kegiatan tri darma, dan juga latihan persiapan pentas seni dalam rangka studi ekskursi Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar ke Solo dalam waktu dekat ini, Senin kemarin (22/11) ISI Denpasar mendapat kunjungan dari Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia, guna membahas kerjasama dalam bidang penelitian pelestarian informasi seni budaya dengan bantuan tekhnologi, informasi, dan komunikasi. Rombongan UI ini dipimpin langsung oleh Dekan Fasilkom, Prof.Dr. T.Basaruddin, didampingi Prof.Dr. Ir. Aniati Murni Arymurthy,M.Sc. serta Mirna Adriani,Ph.D. dan beberapa staf lainnya. Rombongan diterima langsung oleh Rektor, PRI, PR IV, Kepala UPT Puskom, Kepala LP2M, serta Humas ISI Denpasar. Rombongan juga berkesempatan mengunjungi Puskom, seusai pembahasan kerjasama.

“Reputasi ISI yang sangat baik, serta hubungan baik kami dengan ISI Denpasar merupakan alasan kami memilih kampus ISI Denpasar sebagai mitra dalam penelitian ini, dan saya sangat terkesan dengan konsep “local wisdom” yang diimplementasikan di kampus seni ini,” ujar Prof. T.Basaruddin dalam perbincangannya mengenai penelitian yang nantinya akan mampu menyelamatkan dukumen-dokumen kesenian yang ada di Bali maupun daerah lainnya, mengingat salah satu poin dari penelitian ini adalah “ancient document restoration”. Kesenian yang merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia, tidak hanya perlu preservasi, namun juga diseminasi, sehingga kesenian dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat, baik nasional maupun internasional.

Rektor ISI Denpasar, Prof.Dr. I Wayan Rai S.,M.A. sangat berterima kasih kepada pihak Universitas Indonesia, khusunya Fakultas Ilmu Komputer yang telah memilih ISI Denpasar untuk kerjasama dalam penelitian pelestarian informasi seni budaya dengan bantuan teknologi, informasi dan komunikasi. “Dengan adanya kerjasama yang baik ini, ISI Denpasar diberi kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri sehingga mampu turut serta dalam pelestarian warisan budaya melalui IT, demi kemajuan kita bersama,”ujar Prof. Rai berharap.

Humas ISI Denpasar melaporkan.

Comments are closed.