ISI Denpasar Wisuda 273 Sarjana

ISI Denpasar Wisuda 273 Sarjana

BaliTV, 29 September 2016

Institut Seni Indonesia (ISI Denpasar) menggelar Wisuda Sarjana Seni ke-17 di kampus setempat. Sejuhmlah 273 sarjana yang diwisuda diharapkan mampu tidak terpaku mencari pekerjaan namun mampu menciptakan lapangan kerja sesuai dengan keilmuannya. Wisuda Sarjana Seni ke-17 tahun 2016 ISI Denpasar merupakan salah satu pertanggungjawaban akademik lembaga kepada masyarakat sebnyak 273 wisudawan terdiri dari 217 Sarjana Seni S1, 26 Sarjana Seni D4, dan 30 Sarjana Seni S2. Dengan demikian jumlah alumni ISI Denpasar sejak tahun 2003 hingga tahun 2016 menjadi sebanyak 2362 orang. Tampil sebagai lulusan terbaik dari Program S1 kali ini adalah Ida Ayu Made Dwita Sugiantini dari Prodi Seni Tari, sebagai lulusan terbaik dari Program D4 diraih oleh Dewa Made Weda Gita Pradnya dari Prodi Desain Mode, dan lulusan terbaik Program S2 adalah Ida Ayu Gede Sasrani Widyastuti dari Prodi Magister Seni. Ketua Panitia sekaligus Wakil Rektor bidang akademik, Prof. Nyoman Artayasa mengatakan, dengan ilmu dan keterampilan seni yang telah diberikan pihaknya yakin bahwa lulusan ISI Denpasar mampu bersaing di masyarakat. “Dengan ilmu yang sudah kami bekali, mereka akan mampu hidup di masyarakat, mampu berjuang di masyarakat, mampu membekali dirinya untuk mencari bekal kehidupan. Dengan konsep, dengan estetika, dengan unsur-unsur seni mereka akan mampu bersaing. Dan kurikulum kami sudah dirancang agar mampu bersaing di tingkat nasional”, ungkapnya. Hal yang serupa juga diungkapkan oleh Rektor ISI Denpasar, Prof. Arya Sugiartha, lulusan ISI Denpasar diyakini mampu menghadapi berbagai tantangan di masyarakat. Hanya saja, lulusan diharapkan tidak hanyaterpaku mencari pekerjaan namun juga aktif menciptakan lapangan kerja baru. Prof. Arya Sugiartha menambahkan, sesuai dengan visinya sebagai pusat seni budaya ISI Denpasar terus menerus berupaya meningkatkan kinerjanya. Agar mampu melahirkan sarjana seni yang berkualitas dan berdaya saing proaktif menjawab tantangan yang selalu berubah. Sarjana yang berkualitas dan berdaya saing dapat diukur dengan tiga potensi utama, yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Dalam rangka mewujudkan lulusan yang berkualitas, ISI Denpasar menerapkan kurikulum yang bersifat dinamis yang selalu diperbaharui agar sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman.

No Comments Yet.

Leave a comment