Kapasitas Perguruan Tinggi Akan Ditambah 30%

Kapasitas Perguruan Tinggi Akan Ditambah 30%

JAKARTA - Kapasitas mahasiswa di perguruan tinggi negeri dan swasta pada 2014 akan ditambah hingga 30 persen.
Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas) Fasli Jalal menyatakan, untuk mencapai target itu Kemendiknas akan memberikan hibah atau block grant kepada perguruan tinggi negeri dan swasta sebanyak Rp100 juta hingga Rp1 miliar. Hibah itu tujuannya menyehatkan mutu kualitas dan manajemen keuangan perguruan tinggi.
Dengan adanya hibah, tandasnya, maka perguruan tinggi semakin terpacu untuk menambah kapasitas disetiap fakultas. Tidak hanya hibah penjaminan mutu, Kemendiknas tetap akan memberikan beasiswa melalui Bidik Misi yang dibagikan kepada 20 ribu mahasiswa dengan total dana mencapai Rp100 miliar pada tahun ini. Tahun berikutnya, jumlah peserta akan ditambah dan dana akan meningkat antara Rp300 miliar hingga Rp1 triliun.
Mantan Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) ini menambahkan, untuk mengejar target itu dosen harus bergelar pascasarjana (S2) dan doctor (S3). Lebih jauh Fasli menambahkan, saat ini fakultas yang patut ditambah kapasitasnya adalah fakultas bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). "Saat ini jumlah fakultas di bidang MIPA ini masih di bawah 5 persen," jelasnya saat sidak SNMPTN di SMAN I Bekasi.
Apalagi untuk fisika dan kimia merupakan program studi yang paling penting. Pasalnya, berbagai industri saat ini menggunakan rekayasa kimia.
"Selain itu, pemenang nobel pun sebagian besar merupakan orang-orang yang berkecimpung di bidang MIPA," tegas Fasli.
Sementara itu, fakultas lainnya yang juga menjadi target pengembangan dan penambahan kapasitas Kemendiknas adalah bidang pertanian. "Alasannya, sebagian besar tenaga kerja di Indonesia bergerak di bidang pertanian. Bayangkan saja, hampir lebih dari 40 persen tenaga kerja kita bergerak di bidang pertanian," sebutnya.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh, juga mengatakan hal senada. Ada dua hal yang dapat dilakukan untuk menaikkan porsi penerimaan siswa baru di perguruan tinggi negeri.
Pertama, perguruan tinggi negeri harus menaikkan kapasitas daya tampung mahasiswa, misalnya yang tadinya satu program studi menerima 50 mahasiswa, jadi 70 siswa.
Kedua, menaikkan efesiensi lama pendidikan, yang tadinya 6 tahun untuk delapan semester, bisa diefisienkan atau diperpendek sehingga perguruan tinggi negeri bisa cepat menampung mahasiswa baru.
Pada sidak kemarin, Fasli mengakui masih ada kecurangan yang terjadi pada tes tulis SNMPTN. Masih ada peserta yang membawa handphone kedalam ruangan, ujarnya. Fasli mengatakan, kecurangan itu dapat diketahui panitia lantaran system pengamanan yang sudah berjalan. "Kalau ada yang melanggar, ya di hokum. Kalau ada joki dari universitas maka harus dipecat sebagai mahasiswa," lugasnya.
Peserta sidak yang ditemui Fasli mayoritas memilih Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebagai kampus favorit. Peserta memilih UNJ karena biaya pendidikannya yang lebih terjangkau. (Neneng Zubaidah/Koran SI/rhs)

Sumber: http://kampus.okezone.com/read/2010/06/17/373/344010/kapasitas-perguruan-tinggi-akan-ditambah-30

Comments are closed.