Karya Seni Mahasiswa dan Dosen FSRD ISI Denpasar Dipamerkan di Australia

Karya Seni Mahasiswa dan Dosen FSRD ISI Denpasar Dipamerkan di Australia

Perth (Australia)- Sebanyak 29 karya digital seni lukis, kriya, fotografi, dan desain karya para mahasiswa dan dosen dari Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar tampil dikancah internasional dalam pameran bertajuk “Truly Bagus Exhibition” bertempat di Cullity Gallery, Faculty of Architecture, Landscape and Visual Arts (ALVA), The University of Western Australia (UWA). Pameran dibuka oleh Pembantu Rektor II ISI Denpasar, I Gede arya Sugiartha,S.SKar., M.Hum., pada tanggal 17 Agustus 2010, sekitar pukul 7 malam. I Gede Arya Sugirtha yang mewakili rektor ISI Denpasar menyampaikan bahwa saat ini kita tengah dihadapkan pada kompetisi kreatif yang sangat cepat dan ketat. Oleh karena itu, pencipta (seniman) harus meningkatkan daya imajinasi dengan idealisme konseptual, kualitas visual, apresiasi visual, komunikasi, pengetahuan global, teknologi, sejarah, tradisi dan elemen pendukung lainnya yang berhubungan satu sama lain. Dengan kolaborasi dua lembaga pendidikan ini (ISI Denpasar dan The University of Western Australia), mudah-mudahan beberapa aspek kreativitas dapat ditingkatkan melalui pengetahuan dan berbagi informasi antara dua lembaga. Kegiatan semacam ini penting selain untuk bertukar budaya, juga misi ini sebagai begian untuk menjalin hubungan baik antara dua negara, mampu meningkatkan daya saing bangsa, mencitrakan posistif Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Sementara Prof. Paul Trinidad (dosen UWA) yang menjadi penghubung dua istitusi ini menyampaikan uangkapan kerjasama ini sebagai bentuk realisasi dari kerjasama antara ISI Denpasar dengan University of Western Australia. Kerjasama (UtoU) ini sudah terjalin sejak 4 tahun yang lalu, banyak kegiatan sudah dilahirkan dari kerjasama ini, diantaranya pemeran “truly bagus” ini yaitu sebuah Bridge of culture (Jembatan kebudayaan) yang bermakna estetika yang tinggi. Sebagai Kurator bersama I Komang Arba Wirawan, S.Sn., M.Si., (dosen fotografi ISI Denpasar) mengungkapkan, Truly Bagus ini juga dipromosikan lewat website sebagai media promosi agar masyarakat dunia secara umum dan masyarakat Indonesia dan Australia pada khususnya dapat melihat karya mahasiswa dan dosen dari kedua Universitas, sehingga bisa memberikan input terhadap peningkatan kualitas karya, baik secara akademis maupun komersial.

Hal senada juga diungkapkan Dekan Fakultas ALVA UWA, Winthrop Prof. Simon Anderson. Pihaknya sangat mengapresiasi karya-karya seni dari ISI Denpasar, dan berharap hubungan kerjasama ini dapat terjalin secara berkelanjutan. Kerjasama ini menjadi titik awal hubungan dua istitusi yang nantinya dapat melahirkan banyak program kerjasama. Dinataranya dalam waktu dekat salah satu dosen dari Fakultas ALVA-UWA akan memberikan workshop di ISI Denpasar. Serta pada tahun 2011 nanti rencananya akan dilaksanakan program pertukaran mahasiswa serta dosen.

Pembukaan pameran dihadiri oleh perwakilan dari Vice Chancellor UWA, Kim Brown, Director of Culture Preanct Ted Snell, Dekan Fakultas ALVA UWA Winthrop Prof. Simon Anderson, PR III ISI Denpasar, Dekan FSRD ISI Denpasar, delegasi yang terdiri dari dosen dan mahasiswa dari ISI Denpasar, wakil Konsul Republik Indonesia di Perth, serta dosen dan mahasiswa dari UWA.

Dekan FSRD ISI Denpasar, Dra. Ni Made Rinu, M.Si., tidak bisa menyembunyikan rasa bangga dan bahagia atas terselenggaranya kegiatan ini. Pameran yang berlangsung hingga tanggal 3 September 2010, mendapat respon positif dari kalangan kampus UWA, bahkan kedatangan delegasi ISI Denpasar disambut hangat oleh Vice Chancellor UWA beserta jajarannya. Agenda kegiatan ISI Denpasar di UWA pun telah dipublikasikan keberbagai media nasional di Perth.

Suasana pembukaan pemeran terasa lebih berkesan dengan penampilan dua tari Bali persembahan ISI Denpasar. Dimana pada tari pembukaan menampilkan Tari Jauk Keras yang dibawakan oleh I Gusti Ngurah Darma Antara, mahasiswa FSRD ISI Denpasar, Jurusan Desain Komunikasi Visual. Walaupun tercatat sebagai mahasiswa FSRD namun kemampuannya menari mampu menghipnotis para pengunjung pameran. Ngurah pernah menyandang juara I Tari Jauk Manis dalam rangka Dies Natalis ke -6 2009, serta Juara III Jauk Manis dalam rangka Ubud Festival tahun 2006 serta pernah mengikuti misi kesenian ke Austria, Swiss dan Prancis pada tahun 2008. Sementara tari penutup dibawakan oleh dosen Jurusan Tari, FSP ISI Denpasar,  Tjokorda Raka Tisnu, S.ST., M.Si., dengan tarian Topeng Tua.

Humas ISI Denpasar melaporkan

Comments are closed.