Kemendiknas Tambah Struktur Baru

Kemendiknas Tambah Struktur Baru

JAKARTA(SI) – Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) menambah struktur baru dalam organisasinya. Staf ahli Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bidang Organisasi dan Manajemen Abdullah Alkaff mengatakan,penambahan struktur baru organisasi ini dalam rangka program reformasi birokrasi Kemendiknas.
Beberapa struktur baru itu adalah Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Non Formal (PAUD dan NI), Ditjen Pendidikan Dasar, Ditjen Pendidikan Menengah (Dikmen),Ditjen Dikti,Penelitian, dan Pengembangan (Litbang), BPBS (Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan Sastra), Sekretaris Jenderal (Setjen), dan Inspektorat Jenderal (Irjen).
“Kemudian, ada beberapa staf yang akan membantu, yakni staf ahli menteri bidang hukum,bidang sosial dan ekonomi, bidang kerja sama internasional,bidang organisasi dan manajemen, serta bidang budaya dan psikologi pendidikan,” ungkap Alkaff di Jakarta kemarin. Menurut dia, perubahan struktur organisasi ini sangat penting. Sebab, ditinjau dari pencapaian target pendidikan, masih terdapat tumpang tindih tugas dan fungsi tiap unit kerja.
Hal ini menyebabkan saling lempar tanggung jawab jika terjadi masalah dan saling berebut anggaran serta kegiatan. “Faktor negatif ketiga adalah terjadinya inefisiensi karena kegiatan yang sejenis dilakukan oleh beberapa unit kerja,” paparnya. Alkaff menjelaskan, dengan adanya struktur baru ini,maka kekhawatiran beberapa pihak terhadap kinerja Kemendiknas akan melemah dan tidak terwujud.
Bahkan, Alkaff meyakini, dengan struktur baru ini,kinerja Kemendiknas akan meningkat hingga 99,2%.“Restrukturisasi organisasi ini akan terwujud pada Juni 2010,”jelasnya. Staf Ahli Mendiknas Bidang Komunikasi Media Sukemi mengatakan, Kemendiknas tidak akan menggelar uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) bagi pejabat eselon I yang akan menempati ditjen baru tersebut.
Siapa saja yang akan menempati posisi baru itu, langsung berdasarkan pilihan pribadi Mendiknas Mohammad Nuh.Menurut Sukemi, satu posisi nantinya akan diajukan tiga calon oleh Mendiknas ke Wakil Presiden. (neneng zubaidah)

Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/326281/

Comments are closed.