Kerajaan Amla Raja Bergenjek Ria

Kerajaan Amla Raja Bergenjek Ria

Oleh: I Gede Suwidnya mahasiswa PS Seni Karawitan

Genjek merupakan kesenian yang muncul secara spontanitas di tengah-tengah masyarakat.Kepopuleran kesenian genjek tersebut disebabkan karena karena kebebasan menciptakan lirik lagu sebagai proses penyampaian informasi baik berupa kritik,pujian maupun sindiran dalam format yang sangat sederhana,sehingga membuat kesenian Genjek ini sangat komunikatif.

Pada ajang PKB XXXII Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab.Karangasem mengirim kontingen genjek yang merupakan kesenian khas karangasem.Sebagai duta yang terpilih adalah sekeha “Genjek Kadong Iseng”(Bungkulan,Seraya Barat) yang menampilkan lakon “Wireng Laga”.

Berdirilah sebuah kerajaan Amlaraja dengan rajanya yang amat masyur yang bergelar Anak Agung Anglurah Karangasem.Berkat kemasyuran beliau mampu memperluas kekuasaannya hingga ke Pulau Lombok ke kerajaan Seleparang.Suatu hari berangkatlah Pasukan Laskar Karangasem dengan segenap senjata(yang kemudian sebagai pendukung gebug ende di Seraya) menyerang kerajan lombok.Berkat anugrah Idha Sanghyang Widhi Wasa Tuhan YME yang bersstana di Pura Bukit ,Kerajaan Seleparang dapat ditaklukkan ,untuk memeriahkan kemenangan raja Karangasem prajurit bersenang-senang kegirangan.Dari hal inilah kemudian lahir syair-syair lagu yang sering disebut Macekepung.Namun karna perkembangan zaman timbul kreatifitas para seniman muda untuk mengembangkan syair cekepung menjadi gubahan melodi vocal,yang sering disebut masyarakat Karangasem khususnya Desa Seraya dengan istilah MAGENJEKAN.

Kerajaan Amla Raja Bergenjek Ria selengkapnya

Comments are closed.