KJRI Perth Kunjungi ISI Denpasar

KJRI Perth Kunjungi ISI Denpasar

Kreativitas ISI Denpasar dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi semakin memukau. Di sela-sela pelaksanaan perkuliahan, latihan persiapan PKB, seleksi pertukaran mahasiswa MIT, kampus seni satu-satunya di Bali ini, Selasa (10/5) kemarin, mendapat kunjungan kehormatan dari Konsul Jendral Republik Indonesia Perth, E.D. Syarief Syamsuri. Konjen berpenampilan sederhana dan murah senyum ini,diterima langsung oleh Rektor ISI didampingi PR IV Bidang Kerja Sama, dengan agenda membahas rencana kunjungan ISI Denpasar ke Perth dalam waktu dekat ini,guna meningkatkan pembinaan seni budaya Indonesia di Perth.

“Saya sangat bangga melihat aktivitas di setiap sudut kampus ISI Denpasar. Great! Hebat, dan luar biasa. Fasilitas dan sarana yang memadai dengan perencanaan serta peruntukan yang sesuai kebutuhan kampus, sangat mendukung aktivitas ISI Denpasar dalam rangka pembinaan seni budaya Indonesia,” ujar Syarief setelah melihat kegiatan kampus mulai dari latihan Adi Mredangga dan paduan suara di Gedung Latha Mahosadi, latihan Sendratari di Gedung Natya Mandala, serta pembuatan patung di Studio Patung FSRD. Konjen Syarief juga sangat kagum menyaksikan mahasiswa karawitan saat latihan Adi Mredangga yang akan ditampilkan dalam Pesta Kesenian Bali mendatang.

Rektor ISI sangat berterima kasih atas kunjungan Konjen, serta segala bantuan yang diberikan saat kunjungan ISI Denpasar ke Perth dan juga terkait MoU antara ISI Denpasar dan University of Western Autralia (UWA) Perth. “Networking ISI Denpasar tidak hanya U to U (University to University), tapi juga U to E (University to Embassy), yang dalam hal ini adalah KJRI di Perth, dalam upaya peningkatan pembinaan seni budaya Indonesia di tingkat internasional.”Hal ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan diri bagi para dosen, untuk mengajarkan seni secara lintas budaya, tentunya untuk bisa bersaing di tingkat internasional,”papar Prof. Rai.

Pada hari yang sama, Rektor ISI juga memberikan pengarahan kepada mahasiswa ISI dari kedua fakultas, yang telah lolos seleksi dalam program M-I-T (Malaysya-Indonesia-Thailand) Student Mobility Program, yang akan dikirim ke Thailand dan Malaysia dalam waktu dekat ini.

Humas ISI Denpasar Melaporkan

Comments are closed.