Kolaborasi ISI Denpasar Meriahkan Panggung Dialog Kebangsaan dan Konser Kebangsaan ‘Bela Bangsaku’

Kolaborasi ISI Denpasar Meriahkan Panggung Dialog Kebangsaan dan Konser Kebangsaan ‘Bela Bangsaku’

Mahasiswa ISI dari jurusan seni tabuh ini tampil atraktif sepanjang acara, termasuk piawai mengiringi penampilan apik dari seniman nasional sekaligus istri Gubernur Bali, Ny Putu Putri Suastini Koster yang membacakan puisi berjudul ‘Sumpah Kumbakarna’.

Kolaborasi antara mahasiswa ISI Denpasar dan Ny Putu Putri Suastini Koster ini, dilakukan di hadapan segenap tamu undangan antara lain, Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Dirjen Potensi Pertahanan Kemenhan Prof. Dr. Ir. Bondan Tiara Sofyan, M.Si, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, Ketua FKUB dan pejabat-pejabat lainnya.

Ketika memberikan sambutan, Gubernur Koster mengatakan menyambut gembira pelaksanaan dialog kebangsaan di tengah perhelatan pesta demokrasi pileg dan pilpres. Dialog semacam ini diharapkan bisa membawa angin sejuk perdamaian dan persaudaraan di antara semuanya sebagai saudara sebangsa dan setanah air, sehingga pesta demokrasi yang dilaksanakan berlangsung dengan penuh keceriaan, kedamaian, aman dan bermartabat yang sebesar-besarnya untuk kepentingan bangsa dan masyarakat Indonesia, kata mantan anggota DPR RI ini.

“Untuk masyarakat Bali, sebagai daerah tujuan pariwisata dunia, kedamaian dan keamanan merupakan hal penting untuk menjaga keberlangsungan kehidupan pariwisata di Bali,” ujarnya.

Gubernur asal Buleleng ini menyampaikan tantangan yang dihadapi bangsa ini amat kompleks. Selain perekonomian global yang melemah, tantangan akan disintegrasi bangsa juga terus menerus merongrong kehidupan berbangsa dan bernegara melalui berbagai isu yang berkembang di masyarakat dan tersebarluaskan melalui perkembangan teknologi informasi yang sedemikian pesatnya.

“Dengan bertemu dan bertatap muka langsung, saling sapa dan senyum penuh keakraban melalui dialog di ruang publik, maka segala kesalahpahaman, kecurigaan, ketersinggungan, perbedaan kita harapkan lenyap berganti dengan rasa saling memiliki, bersaudara, satu Bangsa dan Tanah Air Indonesia,” kata Gubernur Koster.

Sementara itu, Ny Putu Putri Suastini Koster menyebutkan, pembacaan puisi Sumpah Kumbakarna merupakan cerminan nyata dari ungkapan ajakan bagi generasi muda agar tak pernah luruh untuk membela bangsa dan negara. Dibutuhkan kesungguhan hati dan dorongan semangat terdalam, agar dapat mewujudkan rasa cinta Tanah Air. Mengingat belakangan ini, isu SARA dan problematika sosial lain, seringkali tercurah untuk memecah belah kesatuan bangsa.

“Melalui puisi ini saya mengajak untuk merapatkan barisan, ayo berjuang dan membela negara dengan cara positif. Negara ini dibangun dengan darah dan air mata pejuang, maka kita bertugas untuk menjaganya dengan segenap jiwa dan raga,” katanya.

Di tempat terpisah, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama, I Ketut Garwa, S.Sn., M.Sn didampingi Bagian Humas ISI Denpasar I Gede Eko Jaya Utama, S,E. MM. menyebutkan bahwa kegiatan ini sangat baik karena dapat membangun imajinasi mahasiswa dalam pengembangan kreativitas masing-masing.

“Diharapkan dengan sentuhan seni Ibu Gubernur dapat membuat kolaborasi yang lebih besar dengan mahasiswa ISI Denpasar di waktu mendatang,” ujar Ketut Garwa.

Comments are closed.