Konjen Jepang Kunjungi ISI Denpasar

Konjen Jepang Kunjungi ISI Denpasar

Konsul Jendral Jepang, M. Shirota, kunjungi ISI Denpasar Senin (18/4). Pria yang pasih berbahasa Indonesia ini,diterima langsung oleh Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A., beserta jajarannya. Pada kesempatan tersebut, Shirota mengungkapkan rasa bangga dan terima kasihnya atas peran aktif ISI Denpasar dalam acara Love and Friendship for Japan, rangkaian acara Pray for Japan, yang diselenggarakan di Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Lapangan Renon Denpasar beberapa waktu yang lalu.

“Terima kasih kepada ISI Denpasar dan seluruh masyarakat Bali yang telah memberi dukungan kepada negara kami.Walaupun jumlah kunjungan warga Jepang untuk sementara berkurang karena bencana alam yang terjadi, namun ikatan batin antara Indonesia dan Jepang tetap kuat. Bagi warga Jepang, Indonesia, Bali khusunya tidak hanya merupakan tourist destination tapi ketika kami ke Bali, kami merasa return home. Bahkan kami merasa memiliki DNA yang sama dengan masyarakat Bali,” tutur Shirota.

Rektor ISI Denpasar memaparkan jalinan kerjasama yang telah terjalin antara ISI Denpasar dengan beberapa Universitas di Jepang seperti Kanda University dan Tokyo University of Arts. Bahkan pada tahun 2009, ISI Denpasar berkunjung ke Jepang dan menciptakan  kolaborasi dengn Noh Jepang di Tokyo University of art. “Kami sangat berharap dengan kolaborasi tersebut,kita dapat melahirkan karya yang universal, dan hubungan baik antara ISI Denpasar dan jepang tetap dapat terjalin dengan baik,”harap Prof. Rai..

Shirota juga sangat antusias dengan kebudayaan Bali,dan ingin belajar menari. Jumlah mahasiswa Jepang yang belajar di ISI Denpasar melalui program Dharma Siswa, juga membuatnya berdecak kagum. Selain jumlahnya yang selalu terbesar dari pada negara lain, mahasiswa Jepang yang belajar di ISI Denpasar juga sangat piawai menari, dan aktif dalam kegiatan “ngayah”. Hal ini, tentu bukan hanya karena mereka tekun berlatih tari Bali, namun karna mereka juga mendalami budaya Bali, termasuk turut dalam persembahyangan sebelum menari.

Humas ISI Denpasar Melaporkan

Comments are closed.