Kunjungan GuangXi Art Institute

Kunjungan GuangXi Art Institute

Kiriman Nyoman Dewi Pebriyani, Dosen PS. Desain Interior.

Bertempat di ruang sidang Gedung Rektorat Institut Seni Indonesia Denpasar, pada hari senin (6/8) Rektor ISI Denpasar beserta jajarannya menerima kunjungan tiga professor dari GuangXi Art Institute. Adapun dalam kunjungan ini President dari Guangxi Art Institute Prof. Chen Kun Peng yang ditemani oleh Prof. Yang Xiu Zhao dan Prof. Chu Zhuo mengunjungi ISI Denpasar dengan tujuan untuk menjajaki kerjasama antara dua institusi.

Kunjungan kali ini merupakan yang kedua bagi Prof. Yang Xiu Zhao, beliau sebelumnya sempat mengunjungi ISI Denpasar di akhir tahun 2010 kemudian memperkenalkan kampus ini kepada president dari GuangXi Art Institute. Dalam kunjungannya kali ini, Prof Chen mengungkapkan bahwa kebudayaan cina dan Bali banyak memiliki kesamaan, Prof Rai pun mengungkapkan bahwa dalam bidang seni dan budaya hubungan antara Cina dan Bali sangat terlihat, “hal ini terlihat dari beberapa kesenian, seperti tarian Baris Cina yang masih ditarikan hingga saat ini, bahkan penelitian saya mengenai Balinese Gong Beri merupakan penelitian mengenai budaya Cina dan Bali”, ungkap Prof Rai. “Ternyata banyak sekali kaitan antara kedua budaya ini, kami harap kedepannya kita bisa menjalin kerjasama baik dalam hal penelitian, seminar, pertunjukan dan pameran bersama, maupun tukar menukar pelajar”, ungkap Prof. Chen.

Usai mempresentasikan masing-masing profile kampus, delegasi dari GuangXi Institute mengunjungi Gedung Pusat Dokumentasi Latta Mahosadi yang menyimpan berbagai koleksi gamelan dan alat musik. Memasuki gedung ini, delegasi ini merasa takjub melihat berbagai koleksi alat musik yang dipajang. Didampingi oleh Pembantu Rektor IV, I Wayan Suweca, S.SKar., M.Mus, beliau memberikan penjelasan detail pada masing-masing alat musik yang dipajang dan memainkan beberapa alat musik, pertanyaan pun banyak terlontar dari ketiga professor ini yang sangat antusias mendengar penjelasan dari pak Suweca.

“Alat musik yang ada di gedung ini sangat lengkap, berbagai macam gamelan tersedia disini, bahkan sampai alat musik dari daerah lain di Indonesia”, ungkap Prof Chu Zhuo. “Kami sangat menikmati kunjungan ke Gedung ini dan kami harap kedepannya bapak Rektor ISI Denpasar beserta jajarannya bersedia mengunjungi kampus kami di GuangXi”, ungkap Prof Yang sebelum meninggalkan kampus ISI Denpasar beserta rombongan.

Comments are closed.