Mahasiswa ISI Denpasar Studi Ekskursi ke ISI Jogjakarta dan ISI Surakarta

Mahasiswa ISI Denpasar Studi Ekskursi ke ISI Jogjakarta dan ISI Surakarta

Sebanyak 43 orang mahasiswa Program Studi Desain Mode Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar melaksanakan studi ekskursi ke ISI Jogjakarta dan ISI Surakarta.

Program ekskursi Prodi Desain Mode dilaksanakan dari tanggal 17-20 September 2018. Kegiatan ekskursi didampingi oleh tiga dosen pendamping dan dipimpin langsung oleh Wakil Dekan III FSRD ISI Denpasar Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ni Kadek Dwiyani, S. S., M.Hum.

Setiba di Denpasar kembali, Wakil Dekan III FSRD ISI Denpasar Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ni Kadek Dwiyani, S. S., M.Hum yang didampingi Bagian Humas ISI Denpasar I Gede Eko Jaya Utama, S,E.M.M mengatakan, pada hari pertama studi maka  perguruan tinggi yang disasar adalah ISI Jogjakarta, dengan melakukan kunjungan ke prodi batik dan fashion yang dilaksanakan pada tanggal 17 September 2018.

Pada hari yang sama, peserta ekskursi juga melakukan workshop ecoprint yang dilaksanakan di Studio Alam Kagunan Jogjakarta dengan instruktur di bidang ecoprint.

Ekskursi berikutnya dilakukan dengan melakukan kunjungan studi banding ke Universitas Negeri Jogjakarta (UNJ). Kunjungan di UNJ dilakukan untuk observasi laboratorium prodi tata busana yg ada di sana.

“Tanggal 18 September, studi ekskursi dilanjutkan ke ISI Surakarta, Solo,” katanya.

Kegiatan ekskursi di Solo dilakukan dengan melaksanakan workshop tata rias dengan instruktur dari salah satu dosen prodi batik ISI Surakarta Solo.

“Saat kunjungan ke Solo, juga dilakukan kunjungan ke Museum Batik Danar Hadi untuk menambah pengetahuan mahasiswa tentang batik,” ujar  Kadek Dwiyani.

Sementara saat menjelang keberangkatan, Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Denpasar Dr. AA Gede Bagus Udayana, SSN, Msi memberikan
motivasi mahasiswa untuk  melaksanakan studi ekskursi, walaupun dengan biaya sendiri.

Menurut Dekan, hal ini dikarenakan pengalaman untuk mengenal dan mengetahui perkembangan tentang dunia mode memang harus digali sebanyak mungkin. Kunjungan pembelajaran dan workshop sebagai bentuk dari studi ekskursi yang dilaksanakan oleh prodi desain mode adalah metode yg tepat untuk media sharing pengetahuan dalam bidang terkait.

“Ke depannya kami tentunya akan selalu mendukung kegiatan serupa, untuk dapat menunjang peningkatan prestasi akademis mahasiswa,” katanya. 

Comments are closed.