Mahasiswa Jurusan Tari FSP ISI Denpasar Berpartisipasi Dalam Dialog Tari 2014 “Dialogi Ketubuhan” DI STSI Bandung

Mahasiswa Jurusan Tari FSP ISI Denpasar Berpartisipasi Dalam Dialog Tari 2014 “Dialogi Ketubuhan” DI STSI Bandung

3Kiriman: Nyoman Lia Susanthi,SS.,MA (Dosen PS TV dan Film).

Foto: I Made Rai Kariasa, S.Sos.

Dalam rangka mengikuti Dialog Tari yang diadakan oleh HIMATA (Himpunan Mahasiswa Tari) Sekolah Tinggi Seni Indonesia Bandung, mahasiswa ISI Denpasar menampilkan sebuah karya tari kontemporer dan makalah mengenai karya tari tersebut. Karya tari yang dibawakan oleh mahasiswa Jurusan Tari ISI Denpasar berjudul “UPIL”. Karya ini menurut ketua tim mahasiswa ISI Denpasar yaitu I Gede Tilem Pastika mengandung banyak makna positif. Garapan yang menginterpetasikan sebuah kepemimpinan dengan menggunakan gerakan orang mengupil dan upilnya sendiri. Dalam garapan tari kontemporer yang digarap bersama ini bertujuan agar masyarakat sadar akan fenomena kepemimpinan yang banyak menjadi sorotan publik saat ini. Watak pemimpin dan cara memimpin yang lembut, keras, akan berdampak bagi yang dipimpin.

Lima mahasiswa yang ikut berpartisipasi adalah I Gede Tilem Pastika, I Gede Agus Krisna Dwipayana,  I Kadek Okta Rianto,  Ida Bagus Gede Putra Atmaja, dan I Gst. Ngr. Agung Giri Putra.  Sebelum berangkat mahasiswa dilepas oleh jajaran Dekanat FSP ISI Denpasar. Dalam sambutannya Dekan Fakultas Seni Pertunjukan I Wayan Suharta, S.SKar.,M.Si sangat mendukung partisipasi mahasiswa dalam ajang nasional. “Keikutsertaan mahasiswa akan mampu menggembleng mental mereka serta menambah skill dan wawasan dibidang tari” ungkap I Wayan Suharta.

Acara berlangsung pada tanggal 13 Februari 2014, yang diawali dengan Opening Ceremonial kegiatan Dialog Tari dengan tema “Dialogi Ketubuhan” dibuka secara resmi oleh Ibu Prof. Dr. Endang Caturwati, SST.,MS. Dilanjutkan dengan pementasan karya dan presentasi karya. Saat pentas dan presentasikan karya, tim mahasiswa ISI Denpasar mendapatkan apresiasi yang sangat tinggi dari beberapa peserta lainya. Acungan jempol pun diberikan kepada mahasiswa ISI Denpasar oleh narasumber utama yaitu Bapak Martinus Miroto dan Bapak FX Widaryanto.

Usai kegiatan mahasiswa berkesempatan untuk melaporkan langsung kegiatan mereka kehadapan Rektor ISI Denpasar. Rektor ISI Denpasar, Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar.,M.Hum mengungkapkan bahwa kegiatan ini mampu menambah pengalaman, interaksi pendidikan, dan sosial budaya mahasiswa. Rektor berterimakasih karena mahasiswa telah mampu menjaga nama baik ISI Denpasar serta mampu membaca situasi untuk dapat meningkatkan relasi dan yang terpenting menambah wawasan mereka.

Comments are closed.