Mandat Prodi Baru Dari Dirjen Dikti

Mandat Prodi Baru Dari Dirjen Dikti

Kiriman Hery Budiana, Staf FSRD.

Setiap mata yang hadir di Gedung Natya Mandala Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar,  pasti memuji acara spektakuler yang digelar hari itu. Bukan hanya karena penampilan Agus Teja, demonstrasi mengajar tari dan dalang oleh dosen ISI, serta fashion show yang menghadirkan pragawati-pragawati cantik dengan rancangan designer Bali ternama, tapi yang utama adalah kehadiran Dirjen Dikti (Direktur Jendral Pendidikan Tinggi ), Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso,M.Sc. untuk menyerahkan Surat Mandat Program Studi Baru ISI Denpasar, yaitu S1 Pendidikan Sendratasik (Seni Drama, Tari dan Musik), S1 TV dan Film, serta D4 Fashion Design. Penyerahan surat mandat dari Dirjen Dikti kepada Rektor ISI Denpasar ini juga dirangkaikan dengan penandatangan Prasasti serta Icon oleh Dirjen Dikti, penyerahan penghargaan kepada Designer-Designer Bali oleh Rektor ISI Denpasar, serta menyaksikan Bali Agung teater di Bali Safari & Marin Park.

“Jumlah penduduk Indonesia yang sudah mengikuti pendidikan tinggi hanya 27,2%, jumlah yang sangat rendah, sehingga untuk meningkatkan persentase tersebut, pembukaan Prodi-Prodi baru harus dipercepat. Saya sangat bangga dengan seniman Indonesia, yang tidak meminta fasilitas, tapi terus berkarya, dan dengan berkarya, menjadi besar dengan sendirinya. Teruslah berkarya sehingga kita bisa menjaga seni budaya kita yang adi luhung,”papar Prof.Djoko Susanto dalam sambutannya sebelum menyerahkan surat mandat dan menandatanganan prasasti.

Rektor ISI Denpasar, Prof.Dr.I Wayan Rai S.,M.A. mengucapkan terima kasih kepada Dirjen Dikti atas penyerahan surat mandat Prodi baru ISI Denpasar, serta seluruh undangan yang hadir diantaranya Rektor PT se-Bali, Koordinator Kopertis Wilayah II dan VIII, Ketua BKS PTSI, Ketua Forum Guru Besar Seni &Empu Seni, Kepala Dinas Kebudayaan Denpasar &Provinsi Bali, Ibu Wali Kota, Ibu Wagub,Konsul negara-negara sahabat, Direktur ICCR, para Designer Bali, serta seluruh mahasiswa dan undangan yang hadir pada acara tersebut.”Saya mengutip ungkapan Empu Tantular, kutundukkan dunia dengan keindahan. Dan saya tambahkan, mari kita tundukkan dunia dengan keindahan seni budaya Indonesia yang adi luhung, dan semoga kita bisa menang tanpa mengalah,” pungkas Prof. Rai.

Dengan dibukanya 3 Prodi baru ini, ISI Denpasar sekarang memiliki 12 Prodi di 2 Fakultas, 4 di FSP, dan 8 di FSRD sebagai tempat seniman-seniman menimba ilmu.Berkibarlah ISI Denpasar!!!

Comments are closed.