Mantan Dirjen Dikti Kunjungi Pameran ‘All Agree” ISI Denpasar

Mantan Dirjen Dikti Kunjungi Pameran ‘All Agree” ISI Denpasar

Mantan Dirjen Dikti, Prof. Dr. Ir. Satryo Sumantri Brojonegoro, M.Sc., Jumat(24/12) lalu berkunjung ke kampus ISI Denpasar. Prof. Satryo mengunjungi pameran kolaborasi ISI Denpasar dan UWA (University of Western Asutralia) yang bertajuk ”All Agree” yang dibuka secara resmi oleh Rektor ISI pada 22 Desember lalu bersamaan dengan pementasan karya kolaborasi tiga seniman : Wayan Sujana “Suklu” (Seni Rupa), Ngurah Sudibya (Seni pertunjukan ISI Denpasar), dan Dita Gambiro (ITB) dengan disiplin ilmu berbeda  dalam konsep yang diusung bersama yaitu “Tapak Telu”.

Sebelum meninjau pameran ”All Agree” dan instalasi ”Tapak Telu”, Prof. Satryo didampingi Rektor ISI Denpasar beserta jajarannya memberikan ceramah kepada para pejabat struktural di Lingkungan ISI Denpasar. ” Berangkat dari kekurangan yang harus diperbaiki dan dibenahi, ISI Denpasar ingin terus meningkatkan diri melalui belajar dan bekerja keras, sehingga kami sangat berterima kasih dan bangga mendapat kunjungan dari Prof. Satryo, yang telah begitu banyak memberikan arahan dan masukan demi kemajuan ISI Denpasar,” ujar Rektor ISI, Prof. I Wayan Rai s.,M.A ditemui di Gedung Pameran ISI Denpasar.

Dalam ceramah dan diskusi yang berlangsung selama empat jam tersebut, Ketua LP2M ISI Denpasar memaparkan seluruh kegiatan penelitian dan pengabdia pada masyarakat yang telah dilaksanakan oleh dosen di lingkungan ISI Denpasar. Di samping itu, Ketua UPT Penerbitan dan Ketua Puskom juga mendapat kesempatan yang sama untuk memaparkan hasil kegiatannya. Salah satu kebanggaan ISI Denpasar adalah pengajuan akreditasi jurnal Mudra ISI Denpasar  dengan nilai B per 1 November 2010, dan satu-satunya dari BKS PTSI (Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Seni se-Indonesia).

”Dalam satu kegiatan, seorang dosen harus menghasilkan tiga hasil, yaitu pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarkat, sehingga mampu bersaing dalam  guna peningkatan diri,” ujar Prof. Satryo. Dalam ceramah dan diskusi yang dihadiri seluruh pejabat struktural ISI Denpasar ini, Prof Satrio juga merekomen beberapa website sebagai referensi penelitian.

Humas ISI Denpasar melaporkan.

Comments are closed.