Melalui Visi dan Misinya ISI Denpasar Menjawab Tantangan

Melalui Visi dan Misinya ISI Denpasar Menjawab Tantangan

Oleh: Ni Made Rinu

Disajikan dalam Loka Karya dengan thema: Kreativitas dan Inovasi Desain Industri Kerajinan Kunci Sukses menembus Pasar Global, Selasa tanggal: 27 April 2010 bertempat di Niki Hotel, Jalan Gatot Subroto IV/18 Denpasar.

Perguruan tinggi seni memiliki karakteristik yang mewilayahi keilmuawannya sendiri yaitu ilmu keindahan atau estetika dan persoalan “perwujudan” yang dilandasi proses kreatif dengan bobot kesenimannya. ISI Denpasar berada di kawasan Indonesia bagian timur, mewilayahi keragaman budaya etnik yang sangat variatif, merupakan kekayaan budaya sebagai sumber pendidikan dan pengembangannya dalam upaya menjawab tantangan, serta mewujudkan industri kreatif dalam berbagai segi seperti apa yang telah dicanangkan presiden sejak tahun 2008. Terutama bagi daerah Bali yang merupakan tantangan tersendiri dalam menghadapi dinamika proses kreatif, dinamika pasar, cagar budaya, hak atas kekayaan intelektual, erosi budaya, dan berbagai masalah social kesenian lainnya. Optimalisasi antara proses keilmuwan dengan proses kreatif inilah diharapkan mampu menjawab kepercayaan masyarakat dalam arti luas, merupakan tantangan sekaligus peluang yang harus dihadapi.

Untuk menjawab semua tantangan dan cita-cita secara implisit ISI Denpasar melalui pengembangan rumpun keilmuan seni yang sampai saat ini baru memiliki 2 (dua) Fakultas yaitu: Fakultas Seni Pertunjukan (terdiri dari; Jurusan Seni Tari, Seni Karawitan dan Pedalangan), Fakultas Seni Rupa dan Desain terdiri dari Jurusan Seni Rupa Murni (Minat: Seni Lukis dan Seni Patung), Jurusan Kriya (Minat: Kayu dan Keramik), Jurusan Desain ( Program Studi: Interior dan Desain Komunikasi Visual) dan Program Studi Fotografi sebagai embrio terwujudnya Fakultas Seni Media Rekam. Sesuai dengan judul makalah tersebut di atas, bahwa Fakultas Seni Rupa dan Desain memiliki peran yang sangat strategis dalam menyiapkan sumber daya yang memiliki daya saing untuk mendukung industri kerajinan memasuki pasar global.

Comments are closed.