Meningkatkan Mutu Pendidikan Seni Melalui Seminar Akademik

Meningkatkan Mutu Pendidikan Seni Melalui Seminar Akademik

Denpasar- Merayakan Dies Natalis ke VII dan Wisuda Sarjana Seni ke VIII ISI Denpasar, diadakan kegiatan seminar akademik yang bertempat di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar, pada Kamis 22 Juli 2010. Seminar yang dihadiri segenap civitas akademika ISI Denpasar (dosen, staf dan mahasiswa) juga dihadiri perwakilan dari para dosen PTN/ PTS se-Bali, serta para guru SMK/SMA se-Bali. Menurut Koordinator Seminar, Dr. Ni Luh Sustiawati, M.Pd., tujuan kegiatan seminar ini adalah untuk memberi ruang kepada para dosen ISI Denpasar untuk dapat mempresentasikan hasil penelitian yang telah dilakukan sebagai pertanggungjawaban dan upaya meningkatkan kinerja seorang dosen yang salah satunya adalah penelitian, disamping pendidikan dan pengabdian. Sementara, hal ini juga penting untuk menambah wawasan para civitas akademika, khususnya ISI Denpasar. Sustiawati menambahkan seminar akademik ISI Denpasar menghadirkan dua pembicara dari dua fakultas yang ada di ISI Denpasar (FSP dan FSRD). Dari Fakultas Seni Pertunjukan menghadirkan penyaji yaitu: Dr. Ni Made Ruastiti, M.Si, dengan judul makalah “Seni Pertunjukan Pariwisata, Industri Kreatif Berbasis Kesenian”. Sementara dari Fakultas Seni Rupa dan Desain diwakili oleh Dr. Tjokorda Udiana Nindhia Pemayun, S.Sn., S.H., M.Hum., dengan judul makalah “Pendidikan Karakter Bangsa Dalam Menumbuhkan Industri Kreatif”. Kudua makalah ini sangat sesuai dengan tema seminar yang diususng yaitu “Meningkatkan Mutu Pedidikan Tinggi Seni Melalui Industri Kreatif, Kita Membangun Karakter BAngsa”.

Sementara Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A., dalam sambutannya yang sekaligus membuka acara seminar mengungkapkan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan rutin ini. Diharapkan seminar akademik ini dapat sebagai media untuk mengkomunikasikan dan mendiskusikan hasil penelitian. Dengan demikian antara penelitian dan seminar merupakan suatu siklus yang tidak bisa dipisahkan. Karena penelitian mendorong adanya seminar, dan seminar mendorong adanya penelitian-penelitian berikutnya, saling memberikan andil penemuan yang diperoleh dari penelitian yang mengaitkan dengan pembinaan dan mengembangkan melalui pertukaran pengalaman, mengidentifikasi masalah-masalah mengembangkan rencana dan metodologi penelitian institusional mempertimbangkan cara-cara dan rekomendasi yang dapat dijadikan masukan bagi usaha pembinaan dan pengembangan.

Comments are closed.