Muhibah Seni ke San Fransisco USA

Muhibah Seni ke San Fransisco USA

ISI (Institut Seni Indonesia) Denpasar kembali melenggang di dunia internasional. Rombongan muhibah seni ini beranggotakan 22 orang yang terdiri dari 10 dosen, 10 mahasiswa ISI Denpasar dan didampingi  seorang  tim reviewer  DIKTI  Drs. Tjipto Sumadi, M.S.i.,MPD, serta seorang dari Ka. Seksi Kerjasama Luar Negeri, Dit. Kelembagaan dan Kerjasama Dirjen dikti Dra. Nining Setyawati berada di San Fransisco sejak 6 September lalu, dan kembali ke tanah air pada 16 September 2011. Kegiatan yang dibiayai DIKTIini dikoordinir oleh Konjen RI di San Fransisco beserta staf KJRI.

Para seniman ISI Denpasar ini pentas sebanyak 4 kali untuk resepsi diplomatik HUT RI ke 66, International House UC Berkeley, Asian Art Museum, dan University of San Fransisco. Workshop tari nusantara yang digelar mendapat sambutan yang sangat antusias dari peserta. Rektor ISI Denpasar mengatakan,”Hasil akademis kerjasama dengan UC Berkeley, University of San Fransisco, untuk program S2 dan S3 bagi dosen ISI Denpasar serta Sandwich Program, seminar, workshop, serta kontribusi artikel untuk Jurnal MUDRA ISI Denpasar. Hal ini merupakan peluasan networking untuk antisipasi peluang dan tantangan ke depan,”ujar Prof Rai.

Pada 8 September 2011 pertunjukan di Palace of Fine Art,ISI menampilkan Tari Padang Ulan, Tari Berburu, serta Tari Pakarena, pada 9 Septembe pertunjukan di International House, UC Berkeley dengan  Instrumentalia Rejang Ileh, Tari Selat Segara, Topeng Tua, Instrumentalia Rejang Gucek, Tari Pakarena, seta Dramatari Gambuh, pada 10 September, pertunjukan di asian art museum san francisco dengan mata acara : instrumentalia, tari selat segara, tari topeng tua, tari topeng keras, topeng penasar, dramatari gambuh, pada 11 September  rombongan menghadiri acara penutupan resmi pameran Bali (diundang oleh Asian Art Museum) bergabung dengan komunitas bali pendukung pameran, pada 12 September: pertunjukan di University of San Francisco dengan acara ; instrumentalia, tari selat segara, tari topeng tua, instrumentalia, tari pakarena, tari berburu, dramatari gambuh, serta kegiatan akademis lainnya.

“Keindahan kota Golden Gate Bridge San Fransisco serta antusiasme audience dalam setiap pementasan  tentu merupakan unforgettable moment  bagi kita semua, dan tentu menjadi energizer untuk melangkah lebih baik lagi demi citra ISI Denpasar yang lebih baik,”ujar Dekan FSP, I Ketut Garwa yang turut hadir dalam muhibah seni tersebut.

Comments are closed.