Pameran Sanggar Jepun Putih di Buka Rektor

Pameran Sanggar Jepun Putih di Buka Rektor

Deretan kaos oranye, dengan kain madya Bali dan sumpangan bunga jepun di kuping yang dikenakan anak-anak sanggar Jepun Putih berderet penuh senyum saat pamerannya dibuka Rektor ISI Dps, Prof. Dr. I Wayan Rai.,S.MA. Senin (5/9). Saya mencium semerbak harum bunga jepun di kampus seni “ungkap Rai, saat menyampaikan sambutan yang sekaligus membuka pameran dengan memberikan torehan di atas kanvas yang disiapkan panitia.” Kampus seni ini merupakan milik masyarakat yang selalu terbuka untuk membangun seni”,imbuh Rai. Terasa lain kampus ISI yang penuh dinamika sore ini, setelah menyelesaikan tugas-tugas yang padat Rektor ISI menyempatkan diri membuka pameran sanggar Jepun Putih yang dibimbing oleh alumni FSRD ISI Dps I Wayan Adnyana,S.Sn. Pembukaan juga disambut dengan tari pendet oleh dua gadis cantik anggota sanggar, yang menarik para undangan.

Undangan yang hadir saat pembukaan diantaranya, PR I, Drs. I Ketut Murdana,M.Sn, Dekan FSRD Ni Made Rinu,M.Si, PD II, Drs. I Made Bendi Ydha,M.Sn, Kejur Seni Lukis, Drs. I Wayan Kondra,M.Si, Ketua Program Studi Fotografi, I Komang Arba Wirawan,S.Sn,M.Si, dan Ketua Ajang Gelar Drs. Anak Agung TY,M.Si, piminan jurnal Mudra Drs. I Wayan Setem,M.Sn dan dosen, mahasiswa serta ibu-ibu anggota sanggar jepun putih dan masyarakat umum.

Sanggar Jepun Putih merupakan wadah bagi anak-anak penerus bangsa ini untuk mengembangkan bakat, minat unbtuk memberikan mereka ruang berapresiasi dan berkreasi sesuai dengan bakat dan potensi yang miliki. “Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Rektor ISI atas perhatian dan bimbingannya kepada anak-anak sanggaer ini”, ungkap Adnyana. Sanggar yang berdiri Sembilan tahun yang lalu, telah melaksanakan pameran di berbagai tempat seperti di HUT Pemkot Kota Denpasar, Art Centre, dan lain-lain sebanyak enam kali. “Pameran kali ini merupakan kebanggaan bagi anak anak Jepun Putih dapat berpameran di kampus pusat seni di Denpasar dan Bali pada umumnya, yang telah go Internasional”ungkap Adnyana. Kebanggaan anak-anak kami ini juga disampaikan oleh para ibu orang tua yang dengan berpakaian adat Bali yang indah dan cantik mengiringi anak-anak mereka. “Pameran membawa kebahagiaan bagi kami semua dari sanggar”imbuh Adnyana. Sebagai alumnus, ketua sanggar merasa terhormat diberikan ruang dan waktu Bapak Rektor untuk memajangkan karya.

Pameran yang diikuti anak dari tingkat TK, SD, sampai SMP, menampilkan 35 peserta dengan jumlah 60 karya, dengan gaya naïf, dan penuh warna. “Saya sangat tertarik dengan lukisan anak-anak ini” ungkap A/Prof. Paul Trinidad, professor kolega kerjasama ISI Dps dengan ALVA-UWA Australia.

Pameran yang direncanakan sampai Minggu (11/9) akan diselenggarakan lomba mewarnai dan menggambar dari Tingkat TK, SD dan SMP yang memperebutkan piala Rektor ISI Dps. Segala saran dan masukan dan kritikan juga diharapkan untuk kemajuan sanggar Jepun Putih. (arba wirawan-dosen ISI Dps).

Comments are closed.