Pembukaan Pameran Pascasarjana

Pembukaan Pameran Pascasarjana

Kiriman Nyoman Dewi Pebriyani, Staf Dosen PS. Desain Interior.

Bertempat di Gedung Pameran Kriya Hasta Mandala Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Mahasiswa Pascasarjana jurusan Penciptaan Seni menggelar acara pameran yang mengangkat tema “Inovasi untuk Eksistensi”. Acara yang dibuka pada hari minggu (17/6) bertepatan dengan Banyu Pinaruh ini, dihadiri oleh Rektor ISI Denpasar, Ketua Prodi Penciptaan dan Pengkajian Seni Pascasarjana ISI Denpasar, dosen, mahasiswa, dan pegawai di lingkungan ISI Denpasar, serta beberapa seniman yang memang diundang langsung oleh panitia. Acara yang berlangsung di tengah-tengah kesibukan Pesta Kesenian Bali (PKB) ini cukup mengundang perhatian masyarakat umum untuk datang ke acara tersebut. Acara yang sedianya mulai dibuka pada pukul 18.30, mundur beberapa menit dikarenakan beberapa undangan terjebak macet diseputaran wilayah art center yang letaknya bersebelahan dengan kampus ISI Denpasar.

Walaupun dimulai mundur beberapa menit dari waktu yang ditentukan, tidak mengurangi antusiasme undangan maupun masyarakat umum yang ingin melihat hasil karya mahasiswa ISI Denpasar. Acara diawali oleh sambutan KaProdi Penciptaan dan Pengkajian Seni, Drs. I Ketut Murdana, M.Sn, beliau mengungkapkan bahwa Pameran merupakan suatu aktifitas yang sangat penting artinya dalam proses studi, karena memiliki peran yang amat luas. “Apabila peran ini dimaknai sebagai pembuka jejaring apresiasi, maka ruang akan terbuka semakin lebar tempat pergulatan kreatif dan berkompetisi menentukan kualitasnya”, ungkap Murdana. Usai sambutan dari KaProdi, acara dilanjutkan dengan persembahan mahasiswa S2 berupa gerak dan tari yang berjudul Kelahiran Pascasarjana.

Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Rektor ISI Denpasar yang sekaligus membuka pameran, beliau mengingatkan kepada para mahasiswa pascasarjana agar mampu menjelaskan konsep maupun makna dibalik hasil karyanya, sehingga penikmat karya seni mampu memahami apa yang ada dibalik dari karya seni itu. “Pelaksanaan acara sehari setelah perayaan Saraswati merupakan pilihan yang tepat, Saraswati diperingati sebagai lahirnya ilmu pengetahuan, dan hari ini pelaksanaan pameran diwarnai dengan gerak dan tari sebagai kelahiran pascasarjana”, tambah Prof.Rai.

Pameran dibuka dengan pemotongan bunga di depan pintu masuk pameran, adapun Rektor ISI Denpasar mengundang beberapa pejabat dan seniman untuk bersama-sama melakukan pemotongan bunga sebgai tanda dibukanya pameran pascasarjana ISI Denpasar. Usai dibuka, selanjutnya undangan dan masyarakat umum segera diperbolehkan untuk menikmati pameran yang akan berlangsung hingga 24 juni 2012.

 

Comments are closed.