Penandatanganan Kontrak Kerja Bantuan Modal Kerja Program Mahasiswa Wirausaha Tahun 2009 ISI Dps

Penandatanganan Kontrak Kerja Bantuan Modal Kerja Program Mahasiswa Wirausaha Tahun 2009 ISI Dps

img_8648 (Denpasar- Humasisi) Sebagai bukti dari kegiatan program mahasiswa wirausaha tahun 2009,  sebanyak 88 mahasiswa ISI Denpasar dari 2 Fakultas tadi pagi (15 Juni 2009) menandatangani  kontrak kerja bantuan modal kerja program mahasiswa wirausaha ISI Denpasar. Setelah  penandatanganan ini mahasiswa memiliki berhak mendapat kucuran dana sekitar 8 juta rupiah per  orang atau bisa berkelompok dengan maksimal 5 orang per satu kelompok, dengan bantuan yang  didapat perkelompok sebesar 40 juta rupiah. Uang ini merupakan bantuan modal untuk membuat  usaha yang disesuaikan dengan bidang ilmunya. Uang ini termasuk didalamnya modal usaha,  persiapan dan dana operasional sampai usaha tersebut bisa berjalan dan mengalami titik impas  (Break Event Point). Untuk persyaratannya adalah mahasiswa yang telah menyelesaikan semester 4  atau telah mengantongi minimal 80 sks dengan catatan belum mengambil mata kuliah TA (Tugas  Akhir).

PR III ISI Denpasar Drs. I Made Subrata, M. Si yang juga ketua panitia program kewirausaha ini menjelaskan sebelum mahasiswa mengaplikasikan usahanya, mereka diberikan Pendidikan dan Pelatihan Program Kewirausahaan selama tiga hari dari tanggal 30 April – 2 Mei 2009, bertempat di Ruang Sidang Gedung Lata mahosadi ISI Denpasar, oleh para dosen Ekonomi UNUD, dari Dinas Koprasi, dan salah seorang pengusaha sukses. Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan magang yang sesuai dengan bidang yang ditekuni. Tercatat sebanyak 18 mahasiswa dari Fakultas Seni Pertunjukan dan 70 mahasiswa dari Fakultas Seni Rupa dan Desain, akan membuka usaha sendiri yang didampingi oleh dosen pembimbing yang sesuai dengan bidang ilmunya. Nantinya para dosen inilah yang akan mengevaluasi hasil kerja mahasiswa. Mereka juga diwajibkan membuat laporan perkembangan usaha kelompoknya dan mengungkapkan kendala yang dihadapi sehingga bisa dicarikan solusi oleh dosen pendampingnya.

Sementara itu Pembantu Rektor I ISI Denpasar, Drs I Ketut Murdana, M.Sn yang mewakili Rektor ISI Denpasar dalam pembukaan pendidikan dan pelatihan mengungkapkan pemberian modal usaha kepada mahasiswa yang pertama kali ini diharapkan benar-benar dimanfaatkan secara baik oleh mahasiswa. Program ini merupakan kebijakan dari DIKTI Departemen Pendidikan Nasional yang intinya untuk memberikan modal kepada para mahasiswa di universitas negeri dan politeknik se-Indonesia. Tujuannya jelas untuk mengurangi pengangguran intelektual yang jumlahnya cukup besar di negeri ini dan diharapkan bisa membuka lapangan kerja baru, dimana mahasiswa sebagai pengelola bisa mengaplikasikan ilmu yang didapatnya di kampus dan menerapkannya di lapangan. Kegiatan ini sangat bermanfaat agar mahasiswa memiliki kemampuan tambahan (soft skill) yang tertunya siap bekerja setelah lulus kuliah. Murdana juga berpesan agar mahasiswa mampu mengimbangi antara soft skill dan hard skill serta untuk mencapai keberhasilan mahasiswa harus disiplin dan sadar tugas dan kewajiban sebagi mahasiswa.

Comments are closed.