Pendidikan Berorientasi ke Arah Kreativitas

Pendidikan Berorientasi ke Arah Kreativitas

BANDUNG, Proses pendidikan yang berorientasi pada pengembangan kreativitas perlu dipersiapkan secara terprogram. Pasalnya, dunia industri kini berkembang memasuki gelombang ke-4 yaitu industri kreatif.

"Ini terjadi akibat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sehingga industri berkembang ke arah industri kreatif, yaitu produknya merupakan produk kebaruan, yang dapat di wujudkan dalam berbagai bentuk benda, media, sistem, dan perangkat-perangkat yang mempunyai unsur baru," kata Ketua Asosiasi Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) PGRI Jawa Barat Firman Oktora, Rabu (22/9).

Oleh karena itu, menurut Firman, kreativitas memegang peranan penting, dan perkembangan TIK menjadi salah satu utilitas dalam memberikan manfaat yang lebih luas dalam menopang era industri kreatif ini. Firman mengatakan, perkembangan pemanfaatan TIK dalam pendidikan dipengaruhi oleh perkembangan TIK itu sendiri mulai tahun 1800 hingga sekarang. Namun, saat ini masih terjadi disparitas kapasitas institusi pendidikan dari sisi ruang, guru/dosen maupun infrastruktur pendukung. "Juga kesenjangan antara pemanfaatan teknologi di sekolah dan di luar sekolah, apalagi dunia kerja masih jauh," ucapnya.

Oleh karena itu, kata Firman, perlu adanya integrasi antara program pendidikan dengan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan begitu, terjadi perubahan tradisi belajar, yaitu tradisi lisan kemudian tradisi tulisan/cetak, hingga tradisi digital.

Menurut Firman, peran TIK menjadi cukup strategis dalam melakukan integrasi keterampilan abad 21 pada proses pembelajaran. Sebab TIK merupakan alat bantu pembelajaran baik guru maupun siswa, media interaksi antara guru dan siswa, fasilitator pendidikan berupa perpustakaan online, pojok internet, ruang multimedia, alat ajar multimedia, video conference, dan sebagainya.

"Diharapkan dengan memanfaatkan TIK akan terbangun komunitas cerdas dan kreatif dan terjadi perkembangan kultur dari download nation menjadi upload nation, sehingga akan tercipta karya-karya baru yang inovatif," ucapnya. (A-157)***

Sumber: http://newspaper.pikiran-rakyat.com

Comments are closed.