Peranan Bakat Kinestetik dalam meningkatkan Prestasi Belajar Mahasiswa

Peranan Bakat Kinestetik dalam meningkatkan Prestasi Belajar Mahasiswa

Peranan Bakat Kinestetik dalam meningkatkan Prestasi Belajar Mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Denpasar

Oleh: Drs. I Nengah Sarwa

Abstrak Penelitian Dosen Muda/Kajian Wanita

Pada era globalisasi dewasa ini, intelegensi (IQ) bukanlah segala-galanya. Gardner menyatakan manusia memiliki Kecerdasan Jamak (Multiple Intelligences) yaitu Kecerdasan Matematis-Logis (Logical Mathematical Intelligence), Kecerdasan Linguistik/verbal (Linguistic/verbal = Word Smart), Kecerdasan Ruang Visual (Visual Spatial Intelligence), Kecerdasan Gerakan Fisik (Bodily-kinesthetic Intelligence), Kecerdasan Musik (Musical Intelligence), Kecerdasan Hubungan Sosial (Interpesonal Intelligence), Kecerdasan Diri (Intrapersonal Intelligence), Kecerdasan Spiritual (Spiritual Intelligence), dan Kecerdasan Natural (Existence Intellegence). Goleman menambahkan satu lagi yaitu Kecerdasan Emosional (Emotional Intelligence). Dalam hal inilah dunia pendidikan ditantang untuk mengembangkan kecerdasan yang dimiliki anak didik, agar dapat menghasilkan manusia-manusia yang memiliki keterampilan hidup (life skill), mempunyai kompetensi pada bidangnya, sehingga dapat sukses menjalani kehidupan di masyarakat.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi korelasi dan besarnya kontribusi: antara Bakat Kinestetik terhadap Prestasi Belajar, sehingga dapat diketahui seberapa jauh peranan Bakat Kinestetik di dalam meningkatkan prestasi belajar mahasiswa.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian Deskriptif Expost Fakto. Sebagai populasi adalah semua mahasiswa yang mengikuti perkuliahan baik teori maupun praktek program S1 Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Denpasar pada semester genap tahun 2008/2009. Sampel diambil secara purposive sampling, sebanyak 35 mahasiswa yang berada pada jurusan/program studi Karawitan Semester 4. Kegiatan penelitian dilakukan dengan langkah-langkah (1) penyusunan instrumen penelitian yang divalidasi, sesuai dengan jenis data yang digali, (2) menggali data dari sumber data yang terdiri dari mahasiswa dengan menggunakan instrumen yang telah disusun, dan (3) melakukan tabulasi, deskripsi, analisis data, dan pemaknaan hasil analisis data, dengan menggunakan Metode Statistik “Uji Korelasi Product Moment Pearson”.

Adapun data yang dikorelasikan adalah skor Bakat Kinestetik dengan skor Prestasi Belajar mahasiswa pada mata kuliah Karawitan, dan hasil analisis data membuktikan bahwa:

(1)  Terdapat  hubungan  yang   linear  positif   dan   signifikan   antara   Bakat Kinestetik dengan Prestasi Belajar mahasiswa, dengan kontribusi 44 %,

(2) Dalam upaya meningkatkan Prestasi Belajar mahasiswa, bakat kinestetik ternyata mempunyai peranan sebesar 44 % dan sisanya 56 % disebabkan oleh faktor yang lain.

Dengan hasil yang diperoleh tentang peranan Bakat Kinestetik dalam pembelajaran, maka diharapkan dalam penerapan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) dapat dijadikan pertimbangan dalam; tes penerimaan mahasiswa baru, maupun dalam pembinaan mahasiswa untuk memilih minat kajian atau minat penciptaan, sehingga pencapaian prestasi belajar mahasiswa dapat diupayakan secara maksimal.

Kata  kunci: Pembelajaran, Bakat Kinestetik, Gerak dan Prestasi Belajar

Comments are closed.