Perengkingan Program Beasiswa Bidik Misi Dan Program Mahasiswa Wirausaha

Perengkingan Program Beasiswa Bidik Misi Dan Program Mahasiswa Wirausaha

Denpasar- Bidang kemahasiswaan ISI Denpasar tengah disibukkan dengan kegiatan Program Beasiswa Bidik Misi serta Program Mahasiswa Wirausaha (PWM). Dimana pada tanggal 19 Mei 2010, mereka yang dikoordinir oleh Pembantu Rektor III ISI Denpasar, melakukan peringkingan terhadap calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studinya di ISI Denpasar lewat jalur beasiswa. Program Beasiswa Bidik Misi adalah program beasiswa yang diberikan oleh Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional (Ditjen Dikti Depdiknas) bagi calon mahasiswa dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi dan berprestasi. Pada tahun ini ISI Denpasar mendapat quota beasiswa sebanyak 20 calon mahasiswa, sementara yang telah mendaftar sebanyak 30 calon mahasiswa. Menurut Pembantu Rektor III ISI Denpasar,  Drs. I Made Subrata, M. Si., kreteria penilaiannya dibagi menjadi dua, yaitu ekonomi dan prestasi. Dilihat dari ekonominya tentu mereka dari latar belakang kurang mampu, yang dibuktikan dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu, slip pembayaran listrik, penghasilan, Kartu Keluarga sebagai bukti tanggungan, serta lampiran foto kondisi rumah.  Sementara dari prestasi dibuktikan dengan prestasi yang diperoleh selama ini, lewat piagam, serta surat keterangan rekomendasi dari Kepala Sekolah. Dengan beasiswa ini calon mahasiswa akan mendapatkan beasiswa senilai 5 juta per 1 semster selama 8 semester. I Made Subrata menambahkan bahwa, hasil perengkingan 30 calon mahasiswa ini akan dikirim ke Dikti. Pihaknya sangat berharap bahwa ISI Denpasar diberikan beasiswa lebih banyak dari quota yang ada, mengingat dari pantauannya, rata-rata mahasiswa ISI Denpasar berasal dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah.

Sementara  hari ini pada tanggal 20 Mei 2010, dilakukan peringkingan nilai mahasiswa untuk Program Mahasiswa Wirausaha. PR III ISI Denpasar Drs. I Made Subrata, M. Si  menjelaskan bahwa program Mahasiswa Wirausaha ini adalah program periode ke dua, dimana sebelumnya, tahun 2009 ISI Denpasar juga diberikan hibah untuk program ini. Dan bersyukur tahun ini ISI Denpasar kembali diberi kepercayaan untuk mengikuti program Mahasiswa Wirausaha. I Made Subrata menambahkan, program ini merupakan kebijakan dari DIKTI Departemen Pendidikan Nasional yang intinya untuk memberikan modal kepada para mahasiswa di universitas negeri dan politeknik se-Indonesia. Tujuannya jelas untuk mengurangi pengangguran intelektual yang jumlahnya cukup besar di negeri ini dan diharapkan bisa membuka lapangan kerja baru, dimana mahasiswa sebagai pengelola bisa mengaplikasikan ilmu yang didapatnya di kampus dan menerapkannya di lapangan. Pihaknya berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan, serta kegiatan ini dapat menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk lebih memperhatikan dan mempelajari bagaimana me-manage seni yang dikenal dengan management seni. Dengan begitu seni mereka lebih terkonsep, dan bisa membedakan antara seni untuk kepentingan ngayah dengan seni untuk kepentingan bisnis.

Menurut Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama, Drs. I Gusti Bagus Priatmaka,M.M., peringkingan ini dilakukan setelah sebelumnya mahasiswa telah mendapatkan Pendidikan dan Pelatihan Program Mahasiswa Wirausaha beberapa waktu yang lalu. ISI Denpasar memberikan 88 mahasiswa untuk mendapatkan modal usaha dari keikutsertaan peserta diklat yang berjumlah 115 orang, dan proposal yang masuk berjumlah sekitar 100 proposal. Ke-88 orang ini adalah yang berhak mendapat bantuan dana baik per orang atau bisa berkelompok dengan maksimal 5 orang per satu kelompok. Uang ini merupakan bantuan modal untuk membuat usaha yang disesuaikan dengan bidang ilmunya.

Sementara Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A. menyampaikan dukungan dan motovasinya kepada mahasiswa agar terus berprestasi untuk mencitrakan ISI Denpasar kearah yang lebih baik. Dan ungkapan terimakasih pun disampaikannya kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan tersebut. Prof. Rai menambahkan jika di jajaran Perguruan Tinggi mereka sudah berbekal kewirausahaan, maka saat menyelesaikan pendidikan di ISI Denpasar mereka telah siap menghadapi tantangan dunia luar. Apalagi tahun 2014 kita dihadapkan pada Asian comunity.

Humas ISI Denpasar

Comments are closed.