Perkembangan Desain Kerajinan Tenun Di Desa Sidemen Karangasem

Perkembangan Desain Kerajinan Tenun Di Desa Sidemen Karangasem

Oleh : (Drs. I Wayan Gunawan, Jurusan Seni Murni,FSRD, DIPA 2007)

Abstrak Penelitian

Di Indonesia sangat kaya akan aneka ragam coraknya kerajinan tenun, mengingat negar indonesia terdiri dari berbagai pulau dan suku bangsa yang setiap daerah mempunyai adat sendiri-sendiri, maka sudah selayaknya kalau hasil kerajinan tenun memiliki ciri khas sesuai dengan kebudayaannya. Kerajinan tenun di desa Sidemen , Karangasem, juga memiliki ciri khas tyersendiri terutama tampilan motif dan warnanya, sehingga dijadikan cirikhas produknya suatu daerah yaitu kain tenun ikat pakan (kain endek) Sidemen. Desa sidemen merupakan salah satu sentra (basis) industri kerajinan tenun ikat dan tenun-tenunan tradisional lainnya.

Perusahan di desa Sideman ada 5 buah perusahan tenun ikat dengan mempekerjakan tenaga pengrajin seluruhnya tidak kurang dari 240 orang. Hasil kerajinan tenun daerah tersebut pada umumnya dikerjakan oleh para pengrajin baik laki maupun perempuan dengan alat-alat yang masih sangat sederhana, yaitu Alat Tenun Bukan mesin (ATBM). Dari alat ini dapat dihasilkan berbagai jenis kain sesuaigan fungsinya, yaitu susti u fungsi yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia itu sendiri terutama untuk melindungi badan dari pengaruh iklim, cuaca, serta serangan dari binatang-binatang kecil dan juga merupakan cerminan budaya masyarakat pendukungnya, oleh karean didalamnya terkandung ide-ide, gagasan-gagasan, norma-norma sera nilai-nilai yang secaraumum dapat dikatakan cerminan masyarakat pendukungnya. Kerajian tenun di desa Sidemen tampak adanya keragaman. Ada yang berangkat dari keaneka ragaman bahan baku adapula yang cendrung mengembangkan kemungkinan teknik pewarnaan serta pencairan motif-motif baru. Selain itu ada yang menekankan segi fungsi, ada pula yang menggunakan keindahan. Pendekatan keindahan desain nampaknya paling banyak dilakukan oleh disain tenun ikat di Sidemen. Kebanyakan mereka memanfaatkan keindahan motif dan warna bahan untuk mendukung disain yang dibuat seperti yang ditunjukan pada produk-produk kain tenun ikat pakan baik yang difungsikan sebagai kain panjang, rok Blus dan kemeja, sebagain besar produk tersebut menggunakan tampilan keindahan desain sehingga dihasilkan kain tenun ikat pakan yang terarah mudah dan indah.

Comments are closed.