Puluhan Mahasiswa ISI Denpasar Siap Buka Usaha Sendiri

Puluhan Mahasiswa ISI Denpasar Siap Buka Usaha Sendiri

img_7971-copy

Pembekalan Wirausaha

Denpasar- Setelah melalui seleksi yaitu pembuatan business plan, akhirnya dari 113 mahasiswa yang mengajukan, loloslah 88 Mahasiswa ISI Denpasar dari 2 Fakultas untuk menerima dana bantuan kewirausahaan. Sebelum mengaplikasikan usahanya, mereka diberikan Pendidikan dan Pelatihan Program Kewirausahaan selama tiga hari dari tanggal 30 April – 2 Mei 2009, bertempat di Ruang Sidang Gedung Lata mahosadi ISI Denpasar. Program Mahasiswa Kewirausaha ini adalah program DIKTI yang mengucurkan dana bantuan usaha kepada mahasiswa di universitas negeri dan politeknik se-Indonesia. Ke-88 orang ini berhak mendapat bantuan dana sekitar 8 juta rupiah per orang atau bisa berkelompok dengan maksimal 5 orang per satu kelompok, dengan bantuan yang didapat perkelompok sebesar 40 juta rupiah. Uang ini merupakan bantuan modal untuk membuat usaha yang disesuaikan dengan bidang ilmunya. Uang ini termasuk didalamnya modal usaha, persiapan dan dana operasional sampai usaha tersebut bisa berjalan dan mengalami titik impas (Break Event Point). Untuk persyaratannya adalah mahasiswa yang telah menyelesaikan semester 4 atau telah mengantongi minimal 80 sks dengan catatan belum mengambil mata kuliah TA (Tugas Akhir).

PR III ISI Denpasar Drs. I Made Subrata, M. Si yang juga ketua panitia program kewirausaha ini menjelaskan program ini merupakan kebijakan dari DIKTI Departemen Pendidikan Nasional yang intinya untuk memberikan modal kepada para mahasiswa di universitas negeri dan politeknik se-Indonesia. Tujuannya jelas untuk mengurangi pengangguran intelektual yang jumlahnya cukup besar di negeri ini dan diharapkan bisa membuka lapangan kerja baru, dimana mahasiswa sebagai pengelola bisa mengaplikasikan ilmu yang didapatnya di kampus dan menerapkannya di lapangan. Untuk di ISI Denpasar usaha yang coba dijalankan dan yang sesuai dengan pendidikan di ISI Denpasar adalah percetakan Sablon bagi FSRD (Fakultas Seni Rupa dan Desain) dan Tata Rias bagi FSP (Fakultas Seni Pertunjukan). Usaha ini dipilih berdasarkan kecocokan dengan apa yang didapat dikampus dan juga peluang untuk usaha ini pada saat sekarang ini masih terbuka lebar dan cukup menjanjikan. Subrata juga menambahkan dalam perjalanannya mahasiswa yang telah lolos seleksi ini akan dibina dan didampingi oleh dosen yang telah ditunjuk oleh panitia. Mereka juga diwajibkan membuat laporan perkembangan usaha kelompoknya dan mengungkapkan kendala yang dihadapi sehingga bisa dicarikan solusi oleh dosen pendampingnya.

Sementara Pembantu Rektor I ISI Denpasar, Drs I Ketut Murdana, M.Sn yang mewakili Roktor ISI Denpasar dalam pembukaan pendidikan dan pelatihan mengungkapkan pemberian modal usaha kepada mahasiswa yang pertama kali ini diharapkan benar-benar dimanfaatkan secara baik oleh mahasiswa. Guna mendapatkan lulusan yang berkualitas lembaga harus melewati 3 tahapan yaitu input, proses dan output. Selain input dalam hal ini calon mahasiswa yang memiliki minat dan bakat yang berpotensi, selama melalui proses inilah sebagai kunci utama pembentukan karakter mahasiswa sehingga menghasilkan output, sumber daya yang berkualitas. Sehingga jika mahasiswa sukses dengan program wirausaha ini maka nantinya ISI Denpasar akan mampu melahirkan tamatan yang bermutu, apalagi hal ini sangat sesuai dengan visi ISI Denpasar sebagai pusat unggulan penciptaan dan pengkajian. Murdana juga berpesan agar mahasiswa mampu mengimbangi antara soft skill dan hard skill serta untuk mencapai keberhasilan mahasiswa harus disiplin dan sadar tugas dan kewajiban sebagi mahasiswa.

Untuk acara pembekalan program mahasiswa wirausaha di lingkungan ISI Denpasar mahasiswa hari pertama tanggal 30 April 2009 mendapat pelatihan dari para dosen Fakultas Ekonomi Unud, tentang Manajemen Pemasaran bagi UKM oleh Drs. I.G.A.Kt. Giantari, M.Si, Manajemen SDM bagi Usaha Kecil oleh I Nyoman Sudarma, SE, MM., dan Manajemen Produksi bagi UKM oleh Drs. Kastawan Mandala MM. Dihari kedua peserta pelatihan mendapat materi tentang Manajemen Keuangan Bagi UKM dengan penyaji oleh Ni Made Dwi Ratnadi, S. M.Si.,AK., Kewirausahaan oleh Drs. Komang Ardana, MM, Implementasi/ Revisi Business Plan dan Komunikasi Business oleh Drs. I Gede Ketut Warmika, MM. Dihari terakhir tanggal 2 Mei peserta mendapat materi tentang Etika Bisnis oleh I Gede Kajeng, SE, MM.AK, Skim Kredit Bagi UKM oleh perwakilan dari BRI Cabang Denpasar yaitu S. Purba, Kebijakan Pembinaan UKM oleh Ir. Ngakan Putu Widnyana MM dari Dinas Koperasi dan UKM Denpasar.

Humas ISI Denpasar melaporkan

Comments are closed.