Rekaman Gending Klasik Pegongan Dan Kekebyaran

Rekaman Gending Klasik Pegongan Dan Kekebyaran

Kiriman Ni Ketut Dewi Yulianti, SS., MHum., Dosen PS Seni Karawitan.

Adanya kerinduan masyarakat akan kaset-kaset dan CD Gending-Gending Klasik Pegongan dan Kekebyaran serta menyadari pentingnya dokumentasi, publikasi, serta sosialisasi karya-karya dosen dan mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Dekan Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar, I Ketut Garwa, S.Sn.,M.Sn.menyambut baik kerja sama dengan Bali Record untuk mendokumentasikan karya-karya seniman dengan rekaman berupa kaset dan CD.

Bertempat di Gedung Latha Mahosadi kampus setempat, seluruh mahasiswa Jurusan Karawitan semester II,IV,VI, dan VIII didampingi para dosen dan pegawai, Sabtu lalu mengadakan rekaman maraton selama hamper 24 jam. Seluruh penabuh, baik mahasiswa maupun dosen dari Fakultas Seni Pertunjukan melaksanakan kegiatan rekaman ini dengan baik, sehingga proses rekaman berjalan dengan lancar. Adapun tabuh-tabuh yang direkam adalah Lelambatan, hasil rekonstruksi tabuh Lelambatan gaya Batur, iringan Tari Baris Gede, iringan Rejang dan Topeng. Selain itu, gending-gending Kekebyaran diantaranya Selat Segara, Wiranjaya, Kebyar Terompong, Garuda Wisnu, dan Satya Brasta.

“Ini adalah rekaman kesekian setelah kami tidak mengadakan rekaman khusus untuk beberapa tahun ini. Namun tiap tahun dalam kegiatan Tugas Akhir (TA) mahasiswa, rekaman tetap berjalan, dan hasilnya juga disebarkan ke masyarakat. Kerjasama mutualisme antara ISI Depasar dan Bali Record ini, merupakan salah satu cara untuk mempersembahkan hasil karya kepada masyarakat.Apapun hasil karya kampus, sudah seyogyanya masyarakat turut menilai. Terima kasih kami kepada Bapak Rektor yang selalu memberikan dukungan untuk kegiatan ini, serta pihak Bali Record atas kerjasamanya selama ini”papar Garwa didampingi Ketua Jurusan Karawitan, I Wayan Suharta.

Sosialisasi dari hasil pendokumentasian ini direncanakan akan dimulai saat Wisuda Sarjana ISI Denpasar Juli mendatang, sehingga masyarakat dapat menikmati dan juga menilai hasil karya seniman-seniman ini. Proses pendokumentasian ini tentunya merupakan pembelajaran bagi mahasiswa untuk memupuk kebersamaan dalam seni pertunjukan.

Comments are closed.