Studi Pemanfaatan Karya Seni Lukis Sebagai Penunjang Pembelajaran Bahasa Inggris

Studi Pemanfaatan Karya Seni Lukis Sebagai Penunjang Pembelajaran Bahasa Inggris

Studi Pemanfaatan Karya Seni Lukis Sebagai Penunjang Pembelajaran Bahasa Inggris Yang Efektif Dan Efisien  Di Fakultas Seni Rupa Dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar

Oleh: Ni Kadek Dwiyani

Dibiayai Oleh DIPA ISI Denpasar 2009

Abstrak: Dalam proses belajar mengajar yang efektif dan efisien dalam pengajaran Bahasa Inggris perlu diperhatikan pengunaan alat-alat bantu dalam menyampaikan materi yang agak kompleks dalam penyajian sehingga peserta didik dalam ini mahasiswa akan lebih tertarik mengikuti proses perkuliahan.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah keberadaaan peserta didik  yang memiliki latar belakang pengetahuan seni akan lebih mudah jika menggunakan alat bantu yang dipergunakan menggunakan media terdekat yang mereka ketahui, sehingga dalam melakukan analisis akan karya seni, mereka tidak merasa terlalu asing dengan alat bantu yang ada. Khususnya dalam penelitian tindakan kelas untuk pembelajaran bahasa Inggris seni, frekuensi pemberian bahan latihan yang lebih banyak akan mendorong mahasiswa peserta didik terbiasa untuk mengembangan kemampuannya berbahasa, terutama dalam meningkatkan penguasaan tata  bahasa dan juga perbendaharaan kata/ kosakata, sehingga mereka akan menjadi lebih aktif dalam menyampaikan ide dan gagasan mereka baik dala bahasa tulisan maupun bahasa lisan.

Proses penelitian mengenai studi pemanfaatan karya seni lukis sebagai penunjang pembelajaran Bahasa Inggris yang efektif dan efisien di Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar dilakukan melalui dua tahap pelaksanaan peneltian tindakan kelas yang dibagi dalam waktu 3 bulan untuk setiap tahapan dengan melaksanakan kombinasi antara 4 kemampuan dasar dalam bahasa Inggris yang dikenal dengan istilah speaking (keterampilan membaca), reading (keterampilan membaca), listening (keterampilan mendengar), dan writing (keterampilan menulis). Proses pembelajaran dengan menggunakan metode penggabungan keempat dasar keterampilan bahasa Inggris ini disebut dengan Integrative Skills.

Comments are closed.