Tekan Tingkat Pengangguran, Dosen ISI Denpasar Adakan Pelatihan Foto dan Video di Desa Musi Gerokgak

Tekan Tingkat Pengangguran, Dosen ISI Denpasar Adakan Pelatihan Foto dan Video di Desa Musi Gerokgak

Oleh : Nyoman Lia Susanthi,S.S., M.A

Desa Musi berlokasi di Kecamatan Gerokgak yang merupakan salah satu dari 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Buleleng. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, angka kemiskinan di Kecamatan Gerokgak tertinggi dibandingkan kecamatan lainnya. Tingkat kemiskinan tinggi mengindikasikan jumlah pengangguran yang meningkat pula. Salah satu desa di Kecamatan Gerokgak yang memiliki tingkat pengangguran tinggi adalah Desa Musi.  Dari total jumlah penduduk di Desa Musi yaitu 3.076 orang, yang tidak memiliki pekerjaan atau tuna karya sebanyak 437 orang. Alasan mereka tidak mencari pekerjaan adalah karena kurangnya lahan pekerjaan dan kurangnya keterampilan tambahan yang dimiliki.

Guna menampung aktivitas pemuda desa maka Desa Musi memiliki Skaa Truna Truni (STT) Desa Musi yang bernama STT Budhi Adnyana, yang terbagi menjadi 2 banjar yaitu Banjar Madan serta Banjar Musi. Jumlah anggotan organisasi ini adalah 201, namun dari jumlah anggota organisasi STT tersebut yang tidak bekerja sebanyak 27 orang. Untuk itu pada tahun 2018 STT Desa Musi mendapat pembinaan melalui program Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) Kemenristekdikti dalam bidang pelatihan foto dan video oleh dosen ISI Denpasar yaitu Nyoman Lia Susanthi,S.S., M.A,  Ni Kadek Dwiyani, S.S., M.Hum dan I Kadek Puriartha, S.Sn., M.Sn. Program yang dibangung adalah rumah kreatif STT Desa Musi bersama koordinator pengabdi Ketut Hery Budiyana dan didukung oleh Ketua Generasi Pesona Indonesia (GenPi Bali) Putu Suta Wijaya. Rumah kreatif ini telah berhasil menciptakan: (1) konsep destinasi digital dengan nama Peken Bajang-Bajang; (2) Video profil Desa Musi. Peken Bajang-Bajang dalam bahasa Indonesia artinya pasar anak muda. Peken Bajang-Bakang adalah destinasi digital pada salah satu wisata di Desa Musi yaitu Munduk Pall. Munduk Pall adalah bukit yang memiliki nuansa savana. Dari bukit ini dapat menikmati sunset dan sunrise dengan dikelilingi hutan tropis. Peken Bajang-Bajang terdiri dari tiga bagian yaitu (1) pasar digital; (2) foto spot; dan (3) camping ground. Dibangunnya potensi wisata di daerah ini juga sebagai bentuk konservasi terhadap hutan yang ada di Munduk Pall. Pasar ini terbentuk dari inisiasi pengusul bersama STT Desa Musi yang kemudian membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Musi. Pembentukan Pokdarwis Desa Musi disaksikan oleh Kepala Desa, Kelian Adat dan aparat desa lainnya.

STT Desa Musi telah mengikuti kegiatan pelatihan dari bulan Maret hingga September 2018. Menurut Ketua Pokdarwis Desa Musi, Putu Giri Semenjak hadirnya kegiatan pelatihan tersebut STT Desa Musi yang alwalnya jarang menggelar kegiatan, kini secara rutin melaksanakan beberapa kegiatan yang teragenda. Sumbangan pengabdi PKM berupa kamera dan laptop kepada STT, telah mampu meningkatkan kemampuan anggota STT dalam bidang foto dan video. Bahkan salah satu anggota telah berhasil membuat foto pra wedding dan foto jurnalis untuk kegiatan desa. Pokdarwis Desa Musi terbentuk sebagai wadah untuk membangun potensi wisata yang ada di Desa Musi. “Pembentukan Pokdarwis dan pengembangan destinasi digital hasil inisiasi dosen ISI Denpasar, Genpi Bali dengan STT sangat sejalan dengan program pembangunan Desa Musi” ungkap Kepala Desa Musi, Nyoman Arya Swabawa.

Comments are closed.