Tingkatkan Kualitas SDM, Kirim Dosen Ke Jepang

Tingkatkan Kualitas SDM, Kirim Dosen Ke Jepang

Dalam upaya meningkatkan kualitas SDM bidang pelarasan (tuning system), ISI Denpasar telah mengirim seorang dosen Jurusan Karawitan untuk belajar metodologi tuning system (pelarasan) piano selama 2 bulan di Department of Piano Tuning, Kunitachi Music Academy, Tokyo, Jepang. Misi akademis ini dimaksudkan sebagai persiapan  ISI Denpasar untuk membuka S1 Jurusan Pelarasan Gamelan. Dosen yang telah mengikuti program magang yang dibiayai oleh hibah I-MHERE (Indonesia- Managing Higher Education for Relevancy and Efficiency) dengan program metodologi tuning system ini adalah I Made Kartawan, S.Sn.,M.Si.

Kemarin, Senin (8/11) Kartawan menemui Rektor untuk melaporkan hasil program magang tersebut. Di Jepang, Selain belajar metodologi tuning system, Kartawan  juga mengajar gamelan di Kanda University, serta  memberikan “workshop” tentang tuning system gamelan Bali bagi mahasiswa dan dosen Kunitachi Music Academy. Yang menarik dari kegiatan magang yang bertajuk “Program Methodology of Piano Tuning System” ini, dengan latar belakang kemampuan pelarasan gamelan Bali, program metodologi tuning system piano yang semestinya di tempuh dalam waktu 2 tahun dapat diselesaikan dalam waktu 1 bulan  sehingga Kartawan berhak memerima sertifikat tanda tamat belajar dari Kunitachi Music Academy.

Rektor ISI Denpasar, Prof.Dr. I Wayan Rai S.,M.A, didampingi Dekan Fakultas Seni Pertunjukan dan jajarannya, mengucapkan selamat atas keberhasilan Kartawan yang juga merupakan keberhasilan Jurusan Karawitan, Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar dalam misi akademis dengan program kegiatan I-MHERE ini. Selama ini Jurusan Karawitan ISI Denpasar masih minim dosen yang ahli di bidang pelarasan gamelan. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan comparative study antara pelarasan musik barat dan gamelan Bali dan juga sebagai upaya memperluas networking antara ISI Denpasar dan Jepang. Setelah Kartawan, dosen lain sudah disiapkan untuk improvement SDM di tingkat internasional..  “Ilmu yang didapat dari hasil magang untuk pelarasan gamelan ini, hendaknya diaplikasikan dan dibagikan kepada dosen dan mahasiswa demi kemajuan kampus ISI Denpasar,”ujar Prof. Rai berharap.

Humas ISI Denpasar melaporkan.

Comments are closed.