Tingkatkan Wawasan, FSP Studi Ekskursi Ke ISI Surakarta

Tingkatkan Wawasan, FSP Studi Ekskursi Ke ISI Surakarta

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) ISI Denpasar yang senantiasa diwarnai nuansa estetika, dengan suara gamelan serta gemulai tari, dan suara khas dalang memainkan wayang, seluruh mahasiswa semester VII kampus seni ini, pagi ini meninggalkan Bali menuju kampus ISI Surakarta dalam program “studi ekskursi”  yang berlangsung dari tanggal 25-28 November 2010. Kegiatan ini merupakan kegiatan terprogram tahunan yang diwajibkan untuk  mahasiswa semester VII FSP, untuk ketiga jurusan yaitu Jurusan Pedalangan, Karawitan, dan Tari, tanpa dipungut biaya.

Dekan FSP, I Ketut Garwa, SSn.,M.Sn. didampingi para Pembantu Dekan FSP menyampaikan bahwa kegiatan studi ekskursi ini dimaksudkan sebagai ajang untuk menambah wawasan serta  bersinergi dengan universitas lain, dalam hal ini ISI Surakarta yang juga mengundang ISI Denpasar untuk menghadiri seminar & workshop pada tanggal 26/11,yang salah satu pembicaranya adalah Rektor ISI Denpasar, dengan topik “Musik Bali Mendunia”. Di samping itu, rombongan yang berjumlah 112 orang ini juga akan menghibur masyarakat Solo dalam parade Gong Kebyar se-Jawa dengan tabuh Gasuri, Goak Macok, Tari Wiranjaya, serta Fragmen Tari Ciwa Wisaya, yang melibatkan dalang ternama I Ketut Kodi, SSP.,M.Si. dari Jurusan Pedalangan.

“Saya berharap dengan kegiatan akademis ini, mahasiswa semakin terdidik dan terlatih untuk menjadi calon sarjana seni dan professional seni yang unggul dalam moral, kreativitas, dan daya saing, dalam bidang masing-masing,”ujar Garwa berharap. Sedangkan persiapan untuk lomba karya cipta seni pertunjukan kontemporer di ISI Yogyakarta sudah final dan penarinya ikut serta dalam studi ekskursi ini, walaupun karena adanya masalah bencana alam Merapi, lomba tersebut masih ditunda pelaksanaannya.

Rektor ISI, Prof. I Wayan Rai S.,M.A. sangat bangga dan berterima kasih kepada seluruh dosen dan mahasiswa yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan diri untuk kegiatan studi ekskursi ini. “Studi ekskursi ini adalah kegiatan belajar sambil jalan-jalan, yang tentunya akan sangat signifikan manfaatnya bagi mahasiswa untuk melakukan studi penelitian dan menciptakan karya-karya pertunjukan seni yang mendorong ke arah peningkatan pelajaran seni yang lebih baik,”ujar Prof Rai.

Humas ISI Denpasar melaporkan

Comments are closed.