UPT. Penerbitan ISI Denpasar Terbitkan 2 Judul Buku

UPT. Penerbitan ISI Denpasar Terbitkan 2 Judul Buku

Rektor ISI Denpasar (kanan) menyerahkan buku terbitan UPT. Penerbitan kepada Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKAr., M.Hum (kanan) sebagai penulis buku.

Rektor ISI Denpasar (kanan) menyerahkan buku terbitan UPT. Penerbitan kepada Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKAr., M.Hum (kiri) sebagai penulis buku.

Kiriman: Nyoman Lia Susanthi, S.S. M.A. (Dosen PS Pedalangan).

Buleleng- Buku tidak hanya berguna sebagai dokumentasi ilmu pengetahuan dan sumber pengetahuan, tapi  juga sebagai tolak ukur perkembangan  pengetahuan sebuah lembaga pendidikan. Mutu pendidikan dapat dilihat dari jumlah mutu buku terbitan yang di-release oleh penerbit di kampus. Hal tersebut terungkap dalam launching dua judul buku, karya Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.Skar., M.Hum dengan judul “Kreativitas Musik Bali Garapan Baru, Perspektif Cultural Studies” dan karya I Gde Made Indra Sadguna, S.Sn., M.Sn dengan judul buku “The Kendang Bebarongan in Balinese Music, an Organological Study”, pada 28 Desember 2012 di Hotel Melka Excelsior-Lovina. Launcing buku dirangkaikan dengan kegiatan Rapat Koordinasi dan Pengembangan ISI Denpasar Tahun Anggaran 2013, yang dihadiri oleh seluruh pejabat struktural di lingkungan ISI Denapasar. Kepala UPT. Penerbitan, I Wayan Setem, S.Sn., M.Sn, yang diberi kesempatan untuk memberi sambutan menyatakan bahwa terbitan buku dari penerbit kampus dapat menjadi tolak ukur dari "brand" sebuah pendidikan tinggi. Aktivitas dosen yang mengacu pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, mewajibkan dosen melakukan pendidikan, pengabdian dan penelitian. Hasil dari pemikiran-pemikiran dalam penelitian dan wujud pengabdian pada masyarakat membutuhkan kehadiran penerbit. Penerbit di sebuah pendidikan tinggi sangat diperlukan karena sebagai medium untuk menyalurkan inspirasi dosen berupa karangan/ karya tulis ilmiah untuk dituangkan dalam bentuk buku. Selain itu, terjadi proses hubungan yang komprehensif secara timbal balik antara pendidikan tinggi dan masyarakat. Aspek terpenting adalah penyebaran informasi yang dihasilkan pendidikan tinggi, berbagai hasil penelitian maupun hasil dari proses pembelajaran yang disebarkan Penerbit dalam wujud buku maupun jurnal ilmiah.

Dalam kesempatan tersebut Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A memotivasi seluruh dosen untuk berlomba dalam menghasilkan buku dan sebaran media informasi lainnya. Sehingga berbagai temuan penelitian maupun keilmuan dalam proses pembelajaran dapat pula disebarkan kepada masyarakat yang lebih luas, tentunya melalui produk yang dihasilkan oleh penerbit. “Setelah dua judul buku terbitan UPT. Penerbitan ISI Denpasar, selanjutnya siapa lagi yang akan berkarya” ungkap Prof. Rai memotovasi. Dalam kesempatan tersebut Prof. Rai juga mengapresiasi satu buku yang telah diterbitkan dalam bentuk bahasa Inggris, sebagai modal untuk dapat go International dan cambuk bagi yang lain untuk terus berkarya.

Buku karya Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.Skar., M.Hum dengan judul “Kreativitas Musik Bali Garapan Baru, Perspektif Cultural Studies” merupakan hasil penelitian yang menyoroti secara komprehensif tentang kelahiran musik-musik garapan baru di kota Denpasar. Diantaranya digambarkan bahwa kreativitas musik garapan baru menggunakan konsep dan cara kerja dekonstruksi, yaitu lahir dari tuntutan dan kebutuhan untuk menciptakan bahasa dan rasa musik baru. Buku ini akan menjadi jembatan untuk memahami perkembangan dan pergeseran konsep musik Bali garapan baru.

Sementara buku karya I Gde Made Indra Sadguna, S.Sn., M.Sn dengan judul buku “The Kendang Bebarongan in Balinese Music, an Organological Study”, adalah buku berbahasa Inggris yang juga merupakan hasil penelitian S1 di Jurusan Karawitan ISI Denpasar. Buku dengan jumlah 60 halaman berisikan tentang bagaimana proses pembuatan Kendang Bebarongan, pupuh kekendangan dan hubungan antara pupuh kekendangan dan tari Barong.

Comments are closed.