Visualisasi Desain Flyer

Visualisasi Desain Flyer

Kiriman I Ketut Baskara, Mahasiswa PS. Desain Komunikasi Visual ISI Denpasar.

Unsur – unsur visual Desain Flyer Engine Room Discotique

1)      Ilustrasi : ilustrasi yang digunakan adalah ilustrasi fotografi. Foto-foto yang digunakan kebanyakan gambar gear dikarenakan sesuai nama perusahaan yakni Engine Room Discotique. Yakni engine yang berarti mesin dan bagian dari mesin pasti terdapat gear. Serta ilustrasi bola disco dimana untuk menunjukan bahwa tempat itu merupakan discotique.

2)      Teks dan Tipografi : Pada bagian teks, informasi dibuat seringkas mungkin. Hasilnya, tiap fasilitas mewakili dari teks yang diberikan yaitu Engine Room Discotheque sebagai headline, always happy hours sub headline serta  teks pendukung lainya menggunakan jenis huruf sans serif yakni font Gill Sans Ultra Bold Condensed dan juga font Poor Richard.

3)      Warna : warna yang adalah warna hitam sebagai dasar. Hitam dipilih sebagai warna dasar untuk memberikan kesan keabadian, keanggunan, kekuatan.. Mewakili dari identitas tempat Engine Room Discotique tersebut.

4)      Tata letak : unsur-unsur desain seperti foto, teks, dan warna disusun secara dinamis namun tertata. Penempatan bidang warna yang berbeda-beda berguna untuk membagi tiap halaman sesuai dengan fasilitas yang ditawarkan oleh Engine Room Discotique tersebut.

Pembahasan hasil kerja praktek

  1. Tahap Penggalian Ide

Tahapan ini diawali dengan survey ke tempat tersebut dan mencari revieuw atau contoh brosur yang diinginkan oleh klien. Disini hasil studi disesuaikan dengan brief yang diminta. Hasilnya adalah ide untuk membuat brosur yang sangat simple dan komunikatof bagi konsumen yang melihat.

  1. Tahap Pembuatan Sketsa

Pada tahapan ini, bentuk, format dan ukuran flyer divisualisasikan secara sederhana. Flyer dibuat dengan ukuran persegi panjang 20 cm x 28,99 cm.

  1. Tahap Pengumpulan Unsur Desain

Pada tahap ini dilakukan pembagian dan mengurutkan informasi secara sistematis. Setelah konsep didapat, selanjutnya mengumpulkan materi, baik berupa teks, foto, background, ilustrasi pendukung, dan logo-logo. Untuk keperluan foto berasal dari file yang diberikan klien. Foto-foto ini kemudian diedit menggunakan program olah foto sesuai dengan keperluan.Pada bagian teks, informasi dibuat seringkas mungkin. Hasilnya, tiap produk diwakili oleh beberapa kalimat saja.

  1. Tahap Pengaturan Tata Letak

Setelah semua materi siap, proses pengerjaan dilanjutkan pada tahap editing foto dengan menggunakan program olah foto adobe photoshop. Editing mencakup cropping gambar, koreksi warna, pengaturan level dan brightness and contrast. Semua tahapan layout menggunakan software adobe photoshop.

  1. Tahap Pembuatan Alternatif

Pembuatan alternatif dilakukan demi memberikan kesempatan bagi klien untuk memilih desain yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhannya. Pada proyek flyer ini dibuat 2 alternatif yang masing-masing diwujudkan dalam bentuk dummy/mock-upnya.

Visualisasi Desain selengkapnya

Comments are closed.